oleh

Desa Pandian Cairkan BLT DD dan Sukseskan Vaksinasi hingga PPKM Darurat Covid-19

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Desa (Pemdes) Pandian, Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendukung penuh program pemerintah dalam penanganan dan pencegahan Covid-19.

Dari penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD), vaksinasi Covid-19 hingga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali.

“Kami aktif melakukan sosialisasi vaksin. Jadi, kami mengimbau dan memfasilitasi warga. Itu program dinas kesehatan,” terang Kepala Desa Pandian, Sumenep, Moh. Budiyanto, Kamis (8/7/2021).

Hasilnya, kata dia, warga membludak datang ke puskesmas untuk ikut vaksin. Selain itu, pada penerapan PPKM darurat, warga juga sadar dan taat terhadap protokol kesehatan.

“Alhamdulillah, warga sadar dan taat prokes,” ujarnya.

Upaya meringankan beban warga kurang mampu, Pemerintah Desa Pandian juga mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD).

“BLT DD yang kelima (bulan Mei) juga kita sudah cairkan (6/7),” terangnya.

Pencairan BLT DD diakui ada keterlambatan karena kesibukan vaksinasi dan hal lainnya. “Memang sempat tertunda karena masih ada kegiatan vaksin,” katanya.

Ia menyebutkan, penerima manfaat BLT DD tahun 2021 bertambah dari tahun sebelumnya yang tercatat 90 orang menjadi 125 penerima.

Bertambahnya jumlah penerima tersebut, kata dia, bukan berarti pagu DD bertambah. “Aturannya itu 20 persen dari pagu DD atau hanya bisa menyerap sekitar 40-an orang,” katanya.

Namun, berkat hasil musyawarah relawan pada forum khusus, akhirnya disepakati, bahwa warga yang layak menerima juga bisa tertangani dengan cara berbagi.

“Ternyata, penerima BLT DD itu juga sepakat. Jadi, mereka tidak menerima ful selama 12 bulan, tapi pergelombang (tiga gelombang/ 4 bulan). Mereka mendapatkan Rp1.200.000,-,” urainya.

“Tujuannya biar merata. Sebanyak 125 orang biar sama-sama menerima. Ternyata disetujui dan tidak ada masalah,” sambungnya.

Pihaknya berharap, BLT DD yang sudah dicairkan itu dapat meringankan beban hidup warga kurang mampu pada masa pandemi Covid-19.

“Ya, minimal bisa membantu beban hidup di masa pandemi ini,” pungkasnya.(*)

Penulis : Hartono
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar