oleh

Desak Pemerintah Fasilitasi Petani Garam Gunakan Teknologi Terkini

PortalMadura.com, Pamekasan– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur meminta pemerintah untuk memberikan kemudahan dengan menfasilitasi petani garam dalam penggunaan teknologi.

Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Aliyadi Mustofa mengungkapkan, petani harus mendapat alat berbasis teknologi terkini dalam memproduksi garam mereka agar kualitasnya lebih bagus. Sebab, selama ini kualitas menjadi alasan pabrikan untuk tidak menyerap secara maksimal garam rakyat.

“Pasar garam masih membuka diri menyerap hasil produksi petani, tetapi soal kualitas selalu dijadikan alasan untuk tidak melakukan penyerapan secara maksimal,” kata Aliyadi, Selasa (29/6/2021).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menerangkan, Jawa Timur menjadi salah satu pusat produksi garam besar di Indonesia. Terutama Madura yang disebut dengan pulau garam. Bahkan, Jawa Timur mampu menghasilkan 30 persen dari kebutuhan garam nasional.

Tingginya produksi garam di Jawa Timur harus mendapat perhatian serius pemerintah provinsi untuk menfasilitasi petani agar kualitasnya lebih bagus dengan memanfaatkan teknologi. Sejauh ini, besarnya jumlah produksi tidak mampu diimbangi dengan jumlah serapan yang mencapai ratusan ton setiap musim tidak terserap.

“Kualitas selalu menjadi alasan untuk tidak menyerap garam rakyat. Oleh sebab itu, pemerintah harus hadir untuk mengurai persoalan tersebut. Salah satunya dengan memfasilitasi petani menggunakan teknologi terkini agar kualitas garam petani bisa bersaing,” tandasnya.

Pemerintah pusat telah memberikan kabar baik untuk menekan garam impor tahun 2021. Rencana tersebut harus disambut baik oleh pemerintah provinsi untuk melakukan langkah nyata dalam memberikan pembinaan kepada petani garam.

“Pemerintah harus hadir dan memberikan penjelasan bahwa garam yang diproduksi menggunakan teknologi terkini kualitasnya jauh lebih bagus,” pungkasnya.(*)

Penulis : Marzukiy
Editor : Fianolita Purnaningtias

Komentar