oleh

Deteksi Virus Corona, Pakai GeNose C19 Diperbatasan Sumenep-Pamekasan

PortalMadura.Com, Sumenep – Pengendara motor maupun roda empat akan menjumpai petugas tim gabungan di perbatasan Kabupaten Sumenep-Pamekasan, Jatim, tepatnya di wilayah Kecamatan Pragaan.

Mereka akan melakukan deteksi virus corona dengan menggunakan alat GeNose C19 kepada setiap pengendara yang melintas. Penyekatan diperbatasan tersebut makin diperketat.

“Setiap kendaraan keluar masuk Sumenep yang melewati Pragaan kami sekat untuk diperiksa dan dicek (deteksi) virus corona,” kata Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Kamis (10/6/2021).

Penyekatan kembali diperketat seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Sumenep. Pada peta sebaran Covid-19 Kabupaten Sumenep, tercatat 1765 positif, 1643 selesai isolasi, 108 meninggal dunia dan 39 berstatus supek (6/6).

Pada pos penyekatan, kata dia, setiap pengendara akan diminta untuk mengikuti tes GeNose C19 sebagai salah satu syarat untuk bisa melaju keluar atau masuk wilayah Sumenep.

“Tes GeNose C19 tersedia gratis di perbatasan Sumenep-Pamekasan,” terangnya.

Hal serupa akan dilakukan disetiap perbatasan antar kabupaten di Madura. Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan bupati se-Madura.

Jika melalui tes GeNose C-19 positif Covid-19, maka akan dilakukan isolasi. “Semoga dengan usaha ini penyebaran Covid-19 dapat teratasi dengan cepat,” katanya.

Sumber lain menyebutkan, GeNose C19 adalah alat yang dibuat khusus oleh para ahli dari Universitas Gajah Mada (UGM) untuk mendeteksi infeksi virus Corona melalui embusan napas.

Di Indonesia, GeNose C19 telah mengantongi izin edar dan izin pakai dari Kemenkes RI.

Penggunaan GeNose untuk mendeteksi penyakit Covid-19 melalui embusan napas telah dijadikan salah satu alternatif skrining kesehatan pada berbagai moda transportasi umum selama pandemi COVID-19.(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Fianolita Purnaningtias

Komentar