oleh

Dewi Khalifah Sebut Butuh Siasat Penyelamatan Usaha Kecil & Mikro di Tengah Covid-19

PortalMadura.Com, Sumenep – Keberadaan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19 mendapat perhatian pihak Kadin.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Sumenep, Madura, Dewi Khalifah menyampaikan, keberadaan pengusaha kecil dan menengah butuh perhatian penuh dan siasat khusus untuk menyelamatkan dari dampak Covid-19.

“Para pelaku usaha itu, seperti usaha batik, camilan dan lainnya jangan sampai tutup akibat dampak Covid-19. Ini butuh siasat,” kata Nyi Eva sapaan akrab Dewi Khalifah, Selasa (5/5/2020).

Diakui, keberadaan UKM dan UMKM di Kabupaten Sumenep juga tanggungjawab pihak Kadin. Maka, Kadin merasa perlu dan butuh turun langsung untuk bertatap muka dengan warga yang terlibat di UKM dan UMKM.

Hasilnya, kata dia, baru dapat dirumuskan untuk menemukan solusi yang setiap UKM dan UMKM dapat dipastikan mempunyai persoalan berbeda.

Pihak lain yang perlu ikut serta dan sangat ditunggu kehadirannya yakni BUMN dan pemerintah. Misalnya, perbankan, perindustrian dan perdagangan.

“Ini untuk bersinergi dalam upaya membantu para pelaku usaha kecil akibat dari Covid-19,” tandasnya.

Perhatian khusus juga dilakukan Kadin kepada para pedagang pasar Anom Baru Sumenep. Ia memberikan masker dan sembako kepada pedagang pasar.

Hal ini dilakukan sebagai wujud kepedulian untuk ikut serta mencegah Covid-19. “Ada 50 masker dan 200 sembako yang kami salurkan,” terangnya.

Para pedagang pasar tradisional di tingkat kecamatan hingga desa juga menjadi sasaran dari program Kadin Sumenep.

Bahkan, anak yatim dan warga kurang mampu lainnya disambangi Dewi Khalifah bersama Muslimat NU Sumenep.(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Lisa Mana L
Tirto.ID
Loading...

Komentar