oleh

Diduga Ada Penimbunan BBM di Sapeken

PortalMadura.com, Sumenep – Anggota Dewan asal kepulauan, Badrul Aini mendunga terjadi praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) di pulau/kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Pasalnya, sejak dua pekan terakhir ini terjadi kekosongan stok BBM dipulau tersebut.

“Kami yakin ada praktek penimbunan BBM di kepulauan. Buktinya, BBM dikirim ke APMS hanya berumur sehari dan pembelinya pun mayoritas bukan dari kalangan nelayan,” kata Badrul Aini, anggota DPRD asal kepulauan, Selasa (20/5/2014).

Menurut Badrul, akibat dari praktek penimbunan atau permainan pihak yang tidak bertanggung jawab, harga BBM jenis premium dan solar melonjak naik hingga Rp 10 ribu perliter.

“Harga BBM jenis premium dan solar mencapai Rp 10 ribu perliter. Ini sangat memberatkan para nelayan,” terangnya.

Dia menegaskan, BBM bersubsidi juga hanya dimanfaatkan oleh para pengusaha es di Sapeken, padahal seharusnya BBM bersubsidi itu dimanfaatkan oleh warga yang mayoritas nelayan.

“BBM bersubsidi itu biasanya dimanfaatkan oleh nelayan sekitar 90 persen,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya meminta pihak kecamatan dan kepolisian segera mengusut tuntas pelaku permainan BBM dikepulauan ini agar para nelayan tidak dirugikan.

“Kami minta polisi dan kecamatan pengusut tuntas kasus dugaan penimbunan BBM ini,” pungkasnya.(arif/nia)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.