oleh

Diduga Dampak Zonasi, Belasan SMAN di Pamekasan Tak Penuhi Pagu Siswa

PortalMadura.Com, Pamekasan – Sebanyak 15 SMA/SMK Negeri di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tidak memenuhi pagu pada proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2019.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik ) Provinsi Jawa Timur, Wilayah Pamekasan, Slamet Goestiantoko, mengaku belum mengetahui penyebab tak terisinya pagu siswa di 15 SLTA Negeri tersebut.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Ia hanya menduga beberapa faktor. Salah satunya adalah efek zonasi. “Ada banyak kemungkinan mas, termasuk juga adanya zonasi pada proses PPDB,” terangnya, Kamis (27/6/2019).

Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan ini juga mengaku heran dengan kondisi tersebut. Padahal, seluruh SMA/SMK Negeri di Kabupaten Pamekasan hanya menyediakan 5 ribu kursi untuk siswa baru. Sedangkan lulusan SLTP Negeri berjumlah 14 ribuan.

Pihaknya menyebutkan, kurangnya pagu siswa tidak hanya terjadi di Kabupaten Pamekasan, melainkan di beberapa kabupaten lain di Jatim. Bahkan ia juga menjelaskan, kondisi serupa juga berimbas pada pagu siswa baru di SMA/SMK swasta.

“Informasinya di SLTA swasta juga kekurangan pagu. Itu yang saya heran,” ucapnya.

Slamet berjanji akan mengumpulkan seluruh stakeholder guna melakukan evaluasi penyebab banyaknya sekolah yang tidak memenuhi pagu agar tidak terulang kembali pada tahun berikutnya.

“Nanti masih akan kami rapatkan, karena kondisi ini merupakan tanggung jawab kita semua,” tutupnya.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar