oleh

Diduga “Tilep” Dana MONEV, DPKS Panggil Diknas Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS), Madura, Jawa Timur memanggil pihak Dinas Pendidikan setempat, pada pukul 10.00 Wib, Selasa (5/1/2016).

“Hari ini kami akan melakukan klarifikasi dengan pihak Diknas sehubungan dengan dana MONEV (Monitoring dan Evaluasi, red) itu,” terang Komisioner DPKS, Moh. Firdaus pada PortalMadura.Com via telepon.

Menurutnya, klarifikasi itu perlu dilakukan karena sejak tahun 2014 dan anggaran tahun 2015, DPKS tidak pernah menerima dana MONEV. Padahal tertera dalam rencana kerja dan anggaran (RKA).

“Nilainya, Rp 6 juta pada tahun 2014 dan Rp 9 juta pada tahun anggaran 2015,” katanya.

Ia mengungkapkan, salah satu materi klarifikasi yang harus dijelaskan dengan rinci oleh Diknas yakni MONEV tahun 2015 yang masih dipaksakan untuk diberikan kepada DPKS pada waktu tutup anggaran.

iklan hari santri

“Kenapa baru mau diberikan pada waktu sudah tutup anggaran. Dan itu dana milik siapa?. Kok mau dicairkan setelah diketahui RKA-nya dan ramai dimedia,” bebernya dengan nada penuh tanda tanya.

Mantan wartawan ini mengaku heran tentang dana MONEV tersebut.

“Selama ini dana itu dimana dan kemana?. Sekarang kan sudah tahun 2016. Artinya, masuk pada anggaran baru, kok DPKS dipaksa untuk menerima?. Sikap DPKS tetap menolak, apalagi anggaran yang 2014. Kalau dana itu baru diterima sekarang kan sudah tidak benar,” pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Sumenep, Moh Sadik tetap bungkam. Dihubungi via handphone tidak ada jawaban seperti sebelum-sebelumnya. Baca Juga : Dinilai Bobrok, DPKS Ancam Laporkan Diknas (Hartono).


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.