oleh

Dihadapan Presiden Jokowi, Raja dan Sultan se-Nusantara Nyatakan Hal Ini

PortalMadura.Com, Sumenep – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) hadir dan membuka Festival Keraton dan Masyarakat Adat se-Asia Tenggara (FKMA) ke V tahun 2018.

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana tampil bak raja dan ratu. Jokowi mengenakan pakaian khas raja Jawa lengkap dengan mahkota dan beskap berwarna hitam bercorak warna keemasan.

Ibu negara Iriana Joko Widodo tampak anggun memakai busana selaras dengan pakaian Presiden Jokowi. Keduanya naik kereta kuda bersama Bupati Sumenep A Busyro Karim dan istri Nurfitriana Busyro dari depan Masjid Agung Keraton Sumenep, Jl. Trunojoyo menuju Pendopo Keraton Sumenep.

Selama naik kereta milik Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Presiden Jokowi sambil menyapa warga dan melambai-lambaikan tangan yang disambut gembira oleh warga Sumenep.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Silaturrahmi Keraton Nusantara (FSKN) itu berlangsung di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Minggu (28/10/2018) sore.

Baca : VIDEO-Penampakan Kereta Kasunanan Surakarta Dinaiki Presiden Jokowi di Sumenep

Baca : Presiden Jokowi: Jangan sampai Indonesia maju dalam teknologi, mundur dalam peradaban

Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) Sultan Kasepuhan Cirebon Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat mengaku menyadari dan mencermati, bahwa tahun ini adalah tahun berat bagi bangsa Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi tahun politik menjelang Pemilu 2019.

“Kami forum keraton se-Nusantara tetap berkomitmen mendukung untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI,” tegas Arief Natadiningrat dihadapan Presiden Jokowi, saat menyampaikan laporan kegiatan FKMA ke V di Sumenep.

Bahkan, Arief Natadiningrat juga menyatakan mendukung upaya pemerintah dan komponen bangsa dalam menciptakan Pemilu damai, jujur dan adil serta bermartabat.

“Kami juga semuanya mendoakan kiranya yang mulia Presiden selalu diberikan kesehatan, hidayah serta kesuksesan dalam menjalankan amah dan tugas negara. Insyaallah selama 10 tahun,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya mengapresiasi bentuk kesungguhan Presiden Jokowi dalam menghormati sejarah bangsa, akar budaya bangsa dan jati diri bangsa yang bersumber dari keraton se-Nusantara.

“Kami mengapresiasi atas komitmen yang mulia Presiden, tentang program revitalisasi keraton se-Nusantara serta optimalisasi aset-aset keraton untuk menunjang pembangunan bangsa dalam rangka mendukung program pariwisata,” katanya.

Hadir pada FKMA tersebut, selain Menteri Pariwisata Arief Yahya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Bupati Sumenep A Busyro Karim.

Juga disebutkan para Raja dan Sultan, dari unsur Dewan Keraton, FSKN dari pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan anggota FSKN serta dari ASEAN.

Termasuk pemamgku adat dari berbagai kerajaan di Nusantara serta Malaysia, Filipina dan Thailand.

“Ada 300 Raja, Sultan, Permaisuri, Pangeran Ratu. Dan sekitar 1.500 prajurit, seniman dan abdi dalem keraton se-Nusantara,” ujar Arief Natadiningrat.(Hartono)


Tirto.ID
Loading...

Komentar