oleh

Dinilai Tidak Profesional, Kopajaa Demo Timsel KPU Pamekasan

PortalMadura.com, Pamekasan – Puluhan massa Komunitas Parlemen Jalanan Mahasiswa (Kopajaa) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar unjuk rasa ke Kantor Tim Seleksi (Timsel) calon KPU Pamekasan, Senin (26/5/2014).

Mereka menilai, mekanisme pembentukan Timsel KPU ataupun rekrutmen calon anggota KPU di Pamekasan sudah tidak independen dan tidak profesional karena dari beberapa tahapan tidak transparan dan tidak obyektif. Bahkan, tidak sesuai dengan amanah Per-KPU No 13 Tahun 2007 tentang pedoman seleksi dan penetapan anggota KPU.

“Ketika tim seleksinya tidak profesional, maka hasil rekrutmen 10 besar itu akan abal-abal,” kata I’am Kholil korlap aksi.

Yang paling ironis, jelas I’am Kholil, salah satu calon KPU yang lolos 10 besar sudah jelas-jelas cacat hukum karena sudah dilaporkan ke DKPP pada saat pelaksanaan Pemilu Legislatif 9 April 2014.

“Timsel seharusnya tidak meloloskan salah satu calon KPU yang sudah masuk 10 besar yang jelas-jelas cacat hukum. Tapi nyatanya masih diloloskan, apa parameternya timsel itu,” tegasnya.

Anggota Timsel KPU Pamekasan, Taufiq Hidayat mengatakan, pihaknya sudah melaksanakan tahapan seleksi dengan benar dan sesuai undang-undang. Dan selama seleksi berjalan sudah dilakukan secara profesional dan transparan.

“Kami punya tolak ukur dan penilaian atas lolosnya calon KPU itu. Kami bekerja secara profesional dan tidak ada pesanan dari siapapun,” jelasnya.(reiza/nia)


Tirto.ID
Loading...

Komentar