oleh

Direktur Poltera Sampang Dituntut Mundur

PortalMadura.Com, Sampang – Mandeknya proses pembangunan gedung Politeknik Negeri Madura (Poltera) Sampang, Madura, Jawa Timur di Desa Tadden, Kecamatan Camplong, membuat puluhan mahasiswa ngeluruk Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, Senin (26/5/2014).

Massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa dan Pemuda Sampang (PMPS) mendesak Bupati Sampang Fannan Hasib untuk segera melanjutkan pembangunan gedung Poltera tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, massa menuntut Fannan Hasib segera mencopot Direktur Poltera Sampang yang dinilai tidak kooperatif dalam memberikan informasi terkait pembangunan Poltera.

“Ganti saja Direktur Poltera, dana puluhan miliar rupiah telah digelontorkan dari APBN dan APBD tetapi tidak ada realisasinya,” ujar Korlap Aksi Zainuddin.

Massa PMPS juga mendesak Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang transparan dalam perekrutan calon dosen yang mendapatkan beasiswa dari pemerintah daerah. “Semua harus transparan, karena ini menyangkut dengan kemajuan pendidikan,” tegasnya.

Sementara, Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Heri Purnomo enggan menyikapi persoalan Poltera, karena menjadi kewenangan Kementerian Pendidikan.

“Kalau Disdik hanya mempunyai kewenangan di tingkat SD, SMP hingga SMA saja, kalau Poltera menjadi wewenang Kementerian Pendidikan. Jadi saya tidak bisa komentar,” kilahnya Heri Punomo.(lora/htn)

Komentar