Disdik Jatim Tinjau Program Sekolah Penggerak di Sumenep

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Desy Wulandari
Disdik Jatim Tinjau Program Sekolah Penggerak di Sumenep
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi meninjau pelaksanaan program sekolah penggerak di Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (8/3/2022).

Peninjauan itu sebagai langkah untuk memastikan program sekolah penggerak berjalan baik atau tidak. Hasilnya, ada beberapa hal yang mengalami kendala sehingga perlu diusulkan kepada Kemendikbud RI. Salah satu kendalanya, seperti e-raport.

“E-raportnya masih belum ada format seperti apa yang perlu dipakai. Apakah dilaporkan kepada penggerak sekolah yang mendesain atau langsung dari pusat,” katanya.

Sekolah penggerak adalah sebuah program Kemendikbud yang menunjuk sekolah di Indonesia termasuk di Jawa Timur untuk dapat menggerakan semua sistem yang ada agar dapat memenuhi target sesuai yang diinginkan bersama.

Pada program tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan minat dan bakat para siswa berdasarkan potensi mereka masing-masing di sekolah.

Baca Juga:  KLM Anugrah Ilahi Tenggelam, Dramatis Penyelamatan 4 ABK di Perairan Sapudi

Di Jawa Timur yang lolos sebagai sekolah penggerak pada angkatan pertama yakni ada sebanyak 41 sekolah SMA Negeri dan Swasta dan 12 Sekolah Luar Biasa Negeri dan Swasta.

“Jadi pusat itu tidak memilih sekolah negeri atau swasta yang penting siapa itu yang memang benar-benar berkualitas,” katanya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Provinsi Jawa Timur Wilayah Sumenep Samsul Arifin menejelaskan, di Sumenep ada 7 sekolah yang lolos sebagai sekolah penggerak. Semuanya di wilayah daratan.

Tujuh sekolah itu yakni SMAN 1 Bluto, SMAN 1 Kalianget, SMAN Gapura, SMAN Ambunten, SMA Muhammadiyah 1, SMA Plus Pandian dan SLB Cinta Ananda. “Ini yang lolos berdasarkan tes akhir,” terangnya.

Selanjutnya, kata dia, sekolah yang akan diikutkan pada program sekolah penggerak di tahun 2022 yang merupakan angkatan kedua. Di antaranya, SLBN Saronggi, SMA Sayid Yusuf, SMA Annuqayah dan SMA Sirajul Akhyar Kecamatan Kepulauan Raas Sumenep.

Baca Juga:  Sempat Saling Dorong, Begini Penampakan Kapolres Tandatangani Pakta Integritas Versi PMII Sumenep

“Intinya, semua lembaga dan siswa menjadi pelajar yang profil Pancasila. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, bergotong royong, kebhinekaan, bersikap aktif, kreatif, inovatif untuk berkreasi tinggi untuk menajdi human reses yang unggul dimasa depan,” pungkasnya.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.