oleh

Disdik Pamekasan Ketar Ketir Hadapi Kelulusan SMP

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Madura, Jawa Timur mengaku ketar-ketir menghadapi kelulusan ujian nasional (UN) untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP) yang akan diumumkan pada tanggal 10 Juni 2015.

Kepala bidang pendidikan menengah (Dikmen) Disdik Pamekasan, Moch. Tarsun mengatakan, kekhawatiran itu bermuara lantaran seusia anak SMP lebih sulit dikendalikan dari pada siswa seusia SMA. Meski sudah dilarang agar tidak bertindak amoral kadang kala tetap dilakukan.

“Nanti setelah SK UN itu turun, kami akan melakukan rapat mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan. Karena anak SMP itu tanggung, saya sendiri ketar-ketir karena seusia itu kadang lebih sensitif,” ungkapnya, Kamis (21/5/2015),

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) guna mengantisipasi aksi yang mengganggu ketertiban umum pada pelaksanaan kelulusan nanti.

“Selain itu juga, kami akan koordinasi dengan Polres sebagaimana yang kita lakukan pada kelulusan SMA lalu. Mudah-mudahan ada strategi khusus dalam pengamanan kelulusan SMP nanti,” tandasnya.

Tarsun melanjutkan, untuk menciptakan situasi yang kondusif memerlukan keterlibatan semua pihak agar siswa yang merayakan kelulusan tidak berlebihan. Seperti aksi corat-coret atau tindakan lain yang mengganggu ketertiban umum. (Marzukiy/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.