Dorong Pemuda Cinta Seni, Sumenep Komitmen Lestarikan Kesenian Tradisional

Avatar of PortalMadura.com
Prosesi
dok. Prosesi Arya Wiraraja Sumenep pada Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke 747 Tahun 2016 (Foto. @Arif Cool Break)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berkomitmen melestarikan kesenian tradisional di wilayahnya.

Kepala Disbudparpora Sumenep, Bambang Irianto menyampaikan, pemuda harus mau memahami potensi seni tradisional yang ada di lingkungannya.

Banyak kesenian tradisional yang perlu dijaga kelestariannya oleh para pemuda agar keberlangsungan seni tradisional itu tidak punah.

“Pemerintah tentu mendorong untuk itu. Kita juga sering menggelar event seni tradisional yang dimiliki warga Sumenep,” katanya, Kamis (23/4/2020).

Kultur dan seni tradisional memiliki keterkaitan yang erat dan wujud dari kekayaan bangsa Indonesia. “Dari seni tradisional itu akan terwujud kebersamaan kita,” ujarnya.

Sumenep salah satu kabupaten di ujung timur Pulau Madura memiliki seni tradisional yang unik yang tumbuh di tengah keberagaman suku.

Baca Juga:  Ambunten dan Lenteng Tertinggi, PMK Merambah Kepulauan Sumenep

Ada suku Bejo, Arab, Jawa, Mandar, Bugis, Cina serta yang lainnya tersebar di 27 kecamatan. Sembilan kecamatan kepulauan dan 18 kecamatan daratan.

Kekayaan seni tradisional, kata dia, merupakan potensi yang dapat meningkatkan kesejehteraan masyarakat jika dikemas dengan baik.

Peran pemuda sangat dibutuhkan oleh pemerintah, selain untuk menjaga keberlangsungan seni tradisonal, juga dapat didorong untuk masa depan Sumenep lebih baik.

Baca Juga : Mengenal Tari Gambu Khas Sumenep Diciptakan Adipati Arya Wiraraja

Dari data yang dihimpun PortalMadura.Com, Sumenep memiliki banyak kesenian tradisional, seperti Nyanyi Ojung (Kecamatan Batuputih), Tari Sintung Islami (Desa Tambak Agung, Kecamatan Ambunten), Tari Topeng (Kecamatan Dasuk).

Selain itu, Gulgul, Ludruk, Hadrah (Rebana), Saronen (Batuputih), Kendang Dumik, Samman, Tari Gambu, Galundang, macapat dan lainnya.

Baca Juga:  HANI, Bupati Sumenep Minta BNNK Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba

Pada program Visit Sumenep 2019 yang diprakarsai Disparbudpora, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Sumenep mengedukasi warga tentang seni tradisional melalui pertunjukan.

Sedikitnya 16 jenis kesenian yang disajikan di depan Labeng Mesem (pintu keraton Sumenep) hingga Taman Adipura Potre Koning Sumenep.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.