DPRD Sampang Tolak Usulan Lelang Aset Yang Berlokasi di Surabaya

  • Bagikan
DPRD Sampang Tolak Usulan Lelang Aset Yang Berlokasi di Surabaya
Kantor Bupati Sampang

PortalMadura.Com, Sampang – Usulan pelepasan aset berupa bangunan milik pemerintah daerah Sampang, Madura yang berada di wilayah Rungkut Pedokan Ayu Kota Surabaya tidak mendapat rekomendasi dari DPRD setempat.

Ketua Komisi II DPRD Sampang Fathurrosi menilai, fungsi bangunan yang diusulkan untuk dilepas sebagai aset pemerintah daerah kondisinya masih bermanfaat dan layak digunakan masyarakat, pelajar maupun mahasiswa.

Permohonan persetujuan pelepasan hak atas tanah bangunan aset milik pemerintah daerah, tidak mendapat restu atau ditolak oleh DPRD Sampang.

“Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan kembali. Kami menilai banyak daerah lain tidak memilki aset di Surabaya, sehingga kami berpikir kenapa yang punya akan dilepas,” katanya, Kamis (13/1/2022).

Rosi sapaan Fathurrosi memprediksi, SDM Sampang akan ada perubahan signifikan dua sampai tiga tahun mendatang. Suatu saat, khawatir bangunan tersebut dibutuhkan pemerintah daerah seusai dipindahtangankan atau dilepas.

“Jika ada gantinya yang lebih bagus tidak masalah. Justru, belum ada ganti terhadap bangunan yang diusulkan untuk dilepas. Beli bangunan baru tentu lebih mahal,” katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset, Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Bambang Indra S menyebutkan, luas aset milik daerah berupa bangunan mencapai 400 meter persegi.

Pada usulan pelapasan atau lelang aset daerah, memasang harga Rp 3.7 miliar. “Jika usulan disetujui tinggal ditawarkan. Sebaliknya, mungkin DPRD memiliki alasan tertentu agar aset tidak dipindahtangankan,” ujarnya.

Aset daerah diusulkan untuk dijual lantaran letak bangunan kurang mendukung. Misal, sisi potensi ekonomi, efisiensi waktu dan efektivitas penggunaan. “Atas dasar itu, kami ajukan dan minta persetujuan DPRD. Mereka tidak setuju, berarti aset tidak dapat dijual,” katanya.(*)

Penulis: RafiEditor: Desy Wulandari
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.