oleh

DPRD Sebut 60 Persen Warga Pamekasan Hidup Miskin

PortalMadura.Com, Pamekasan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyebutkan bahwa 60 persen warga di daerahnya hidup di bawah garis kemiskinan, dari total jumlah penduduk 800 ribu jiwa.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Ismail menegaskan, tingginya angka kemiskinan di bumi Gerbang Salam itu akibat kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak maksimal. Bahkan, program penanggulangan kemiskinan yang ada tidak berjalan.

“Untuk mengentaskan kemiskinan ini semua OPD harus sinergi. Karena yang kami amati selama ini berjalan sendiri-sendiri, sehingga hasilnya tidak jelas,” tegasnya, Jumat (25/5/2018).

Pihaknya telah merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang penanggulangan kemiskinan itu, bahkan sudah selesai menggelar rapat paripurna internal DPRD. Adanya raperda itu tidak ada maksud lain kecuali ingin mengentaskan kemiskinan di bumi Gerbang Salam agar ada payung hukumnya.

“Penanggulangan kemiskinan ini memang perlu payung hukumnya demi kesejahteraan masyarakat Pamekasan,” terangnya.

Politisi Partai Demokrat ini yakin, raperda itu tidak akan banyak revisi ketika diajukan kepada Gubernur Jawa Timur, Soekarwo. Karena isinya semuanya demi kepentingan masyarakat kecil, salah satunya tentang kinerja OPD yang harus sinergi dalam mengentaskan kemiskinan tersebut. (Marzukiy/Putri)


Tirto.ID
Loading...

Komentar