oleh

DPRD Sumenep Belum Miliki Badan Kehormatan

PortalMadura.Com, Sumenep – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga awal tahun 2020 ini belum memiliki Badan Kehormatan (BK). Padahal, 50 anggota dewan tersebut telah diambil sumpah dan janjinya pada tanggal 21 Agustus 2019.

Keberadaan BK sebenarnya sangat penting. Mengingat, tugas BK adalah untuk mengamati, mengevaluasi disiplin, etika, dan moral para anggota DPRD dalam rangka menjaga martabat dan kehormatannya sesuai kode etik DPRD.

Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi menyampaikan, belum terbentuknya BK tersebut, karena salah satu alat kelengkapan dewan ini masih membutuhkan keputusan politik.

“Kalau pengusulan dari beberapa fraksi-fraksi sudah 3 bulan yang lalu, hanya persoalan BK ini bukan serta merta usul yang sekadar ditetapkan dan dibacakan dalam forum paripurna. Tetapi butuh keputusan politik karena keanggotaan BK ini dipilih dan disetujui oleh anggota dewan dan dibacakan dan ditetapkan melalui forum paripurna. Berbeda dengan alat kelengkapan yang lain,” katanya, Kamis (2/1/2020).

Politisi Partai Demokrat ini menyampaikan, jika keanggotaan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang lain tidak perlu proses pemilihan melainkan bersifat delegatif dari fraksi untuk kemudian hanya dibacakan dan ditetapkan dalam forum paripurna.

“Jadi, mungkin ini yang menjadi salah satu kendala sehingga antar fraksi bisa saja masih melakukan komunikasi politik yang bisa saja cukup alot untuk menentukan nama-nama yang layak dipilih sebagai anggota BK DPRD Sumenep,” tegasnya.

Baca Juga : Dua Pemain Asing Madura United Segera Tiba di Indonesia, Semua Stoper Lokal Bertahan

Kendati demikian, pihaknya optimis pada bulan Januari 2020 ini, BK sudah bisa terbentuk. Sehingga semua alat kelengkapan dewan sudah terbentuk 100 persen. Sebab, ia menilai, keberadaan BK sangat urgen dalam rangka menjaga martabat lembaga DPRD.

“Januari ini pasti sudah terbentuk. Doakan saja. Kita menginginkan yang terbaik untuk lembaga DPRD dan pelayanan bagi masyarakat,” tukasnya.

Penulis : Samsul Arifin
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.