oleh

Dua Gudang Mulai Serap Tembakau Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Dua gudang tembakau di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah melakukan pembelian tembakau petani Sumenep musim panen 2021.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (Dispertahorbun) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto menjelaskan, dua gudang (pabrikan) tembakau itu sudah melalui proses izin kepada Bupati Sumenep.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

“Dua pabrikan itu, PT. Gelora Djaja Desa Ketawang Laok Kecamatan Guluk-guluk dan gudang PT. Wismilak di Jl. Trunojoyo, Desa Gedungan,” terangnya, Jumat (20/8/2021).

Gudang tembakau PT. Gelora Djaja menargetkan pembelian tembakau petani Sumenep sekitar 300 ton dan PT. Dipta Giri Sentosa sekitar 1.500 ton.

Sedangkan luas tanam tembakau petani Sumenep tahun 2021 mencapai 9.811 hektare atau mengalami peningkatan dari tahun 2020 yang mencapai 8.649 hektare.

“Jadi, ada peningkatan kuantitas tanam tembakau tahun ini, sekitar seribuan hektare,” sebutnya.

Bertambahnya luas lahan tanam tersebut, pihaknya memprediksi karena partisipasi masyarakat semakin meningkat meski di tengah pandemi Covid-19.

“Dan petani masih berharap hasil tanam tembakau lebih besar,” katanya.

Sedangkan kategori tembakau Sumenep, meliputi tembakau gunung, tegal dan sawah.

Berdasarkan hasil rapat bersama para pihak, break event point (BEP) atau biaya pokok produksi (BPP) tembakau Sumenep tahun 2021, tembakau gunung Rp 49.450,- tegal gunung Rp 45.173,- dan tembakau sawah tegal Rp 30.576.

Pihaknya menekankan agar petani tembakau menjaga kualitas tembakaunya. “Jangan dicampur dengan benda lain (tembakau luar) supaya aromanya alami dan kualitasnya terjaga,” tandasnya. (*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar