Dua Wilayah di Sumenep Jadi Lahan Empuk Peredaran Narkoba

  • Bagikan
Kapolres Sumenep AKBP Fadhilah Zulkarnaen Foto Samsul Arifin
dok. Kapolres Sumenep, AKBP Fadhilah Zulkarnaen (Foto: Samsul Arifin)

PortalMadura.Com, Sumenep – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencatat ada dua daerah yang menjadi lahan empuk peredaran narkoba jenis sabu.

Dua daerah itu berada di wilayah kepulauan, yakni Pulau Kangean yang terdiri dari dua Kecamatan, Arjasa dan Kangayan serta Pulau Sapeken.

“Berdasarkan hasil ungkap kasus narkoba, tempat kejadian perkara untuk kepulauan terbesar di Kecamatan Arjasa dan Kangayan, Pulau Kangean dan Pulau/Kecamatan Sapeken,” kata Kapolres Sumenep, AKBP Fadhilah Zulkarnaen, melalui Kasubag Humas Polres Sumenep, Iptu Joni Wahyudi, Senin (25/6/2018).

Sedangkan untuk wilayah daratan, paling banyak menjadi peredaran barang haram tersebut berada di wilayah Kecamatan Kota. Ini merupakan hasil pemetaan wilayah beredarnya narkoba jenis sabu berdasarkan ungkap kasus.

“Saat ini kami perketat di jalur-jalur menuju kepulauan. Misalnya di sejumlah pelabuhan yang sering dijadikan pintu masuknya narkoba,” paparnya.

Ia menegaskan, para pelaku bisnis gelap ini memanfaatkan pelabuhan sebagai jalur masuknya barang membahayakan tersebut. Untuk itu, personel kepolisian akan terus memantau kegiatan di pelabuhan, baik yang resmi maupun pelabuhan tikus.

“Tingginya peredaran narkoba di Sumenep ini, salah satunya disebabkan banyaknya pelabuhan. Para pelaku bisnis haram ini memanfaatkan peluang itu untuk melancarkan aksinya,” tegasnya.

Berdasarkan data dari Humas Polres Sumenep, saat ini terdapat 42 kasus narkoba dengan jumlah tersangka 57 orang, 49 tersangka berjenis kelamin laki-laki dan dua orang berjenis kelamin perempuan.

Sementara, barang bukti yang diamankan polisi seberat 55,5 gram narkotika jenis sabu. Sesuai keterangan tersangka, sabu-sabu yang masuk ke Sumenep berasal dari daerah barat yakni Sampang. (Arifin/Putri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.