oleh

Dugaan Pungli, Masyarakat Adukan Dinkes ke Polisi

PortalMadura.Com, Bangkalan- Dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan seorang oknum dilingkungan Dinas Kesehatan, Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang diadukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) ke polisi berkisar Rp10 juta perorang.

Dalam surat aduan kepada Polres setempat, tanggal 22 Agustus 2017, dijelaskan bahwa pungli itu terkait dengan pengambilan SK CPNS bidan pegawai tidak tetap (PTT).

“Berdasarkan rekaman percakapan telepon yang diduga dilakukan oleh orang dekat Dinkes mengaku telah mengkondisikan aparat penegak hukum,” dalam surat aduan DPD LIRA ke Mapolres Bangkalan.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Anton Widodo, mengaku akan menindak lanjuti laporan LIRA tersebut, dengan melakukan penyelidikan terhadap pihak terkait, tentang adanya dugaan praktik pungli di Dinas Kesehatan tersebut.

“Kami tetap akan melakukan upaya penyelidikan, supaya kedepannya saat ada pengangkatan bidan dan pengangkatan lainnya sudah tidak ada lagi dugaan pengutan liar,” katanya.

Dijelaskan, bahwa selama ini kasus dugaan pungli sulit untuk ditindak lanjuti dengan cepat mengingat sering kurangnya alat bukti. “Kalau operasi tangkap tangan (OTT) kan ada uangnya, ada orang yang diminta, terus ada uang yang diserahkan. Tentu lebih cepat,” katanya.

Baca: Cium Dugaan Pungli, Lira “Luruk” Kantor Dinkes

Pengadu juga sempat mendatangi Kantor Dinas Kesehatan Bangkalan. Mereka menyampaikan dugaan pungli tersebut. Dan mendapat respon untuk ditindaklanjuti.

Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Bangkalan, Erni Mardiani mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti atas tuntutan tersebut kepada Kadinkes, mengingat Kadinkes tidak ada di kantor.

Pihaknya juga berjanji akan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak untuk memastikan adanya dugaan tersebut.

“Ya kami akan menindak lanjuti atas aduan LIRA tadi, lebih suka begitu lebih dekat ya persahabatan dengan LIRA” ucapnya.(Hamid/Har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.