oleh

Dukung Pemerintah, HCML Gelar Percepatan Vaksinasi di Pesantren

PortalMadura.Com, Sampang – Pekerja Husky CNOOC Madura Limited (HCML), Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di perairan Madura, Jawa Timur, terus menebar kebaikan pada masa pandemi penyebaran virus corona (Covid-19).

Seusai mendistribusikan bantuan jenis sembilan bahan pokok (sembako) sebagai bentuk kepedulian kepada warga di tiga kota, HCML menjalin kerja sama dengan elemen masyarakat, yakni menggelar vaksinasi 3 ribu dosis gratis di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ihsan, Desa Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Kegiatan suntik vaksin Covid-19, mengahadirkan Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi dengan didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pengurus Cabang NU bersama lembaga naungan, tokoh ulama, dan tokoh masyarakat.

Manager Regional Office & Relations HCML melalui Relations Specialist, Ali Aliyuddin menyampaikan, kegiatan suntik vaksin menggunakan dana hasil donasi pribadi dari para pekerja HCML.

“Kami menyumbangkan hasil urunan untuk kegiatan. Dosis vaksin, tentu gratis bagi masyarakat, dan kebetulan bersamaan dengan vaksinasi massal yang berlangsung di kantor Desa Semare, Kecamatan Kraton, Pasuruan,” ujarnya.

Ali mengaku, HCML ingin membantu pemerintah untuk percepatan vaksinasi dan berupaya mencegah penularan virus corona khususnya di Kabupaten Sampang.

“Kegiatan ini, kami jalankan dengan bersinergi bersama seluruh komponen masyarakat di daerah operasi HCML,” imbuhnya.

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi mengapresiasi langkah HCML dengan mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 yang melibatkan pondok pesantren.

“Target 70 persen masyarakat Sampang harus sudah tervaksin. Tetapi yang terpenting memberikan kesadaran warga melalui tokoh agama, tokoh masyarakat agar supaya menjalani suntik vaksin,” ungkapnya.

Ketua PC NU Sampang, KH. Itqon Bushiri menilai, kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan HCML menjadi momen terbaik karena pengasuh pondok pensantren membuka diri untuk dilakukan suntik vaksin.

“Kita harapkan semua pesantren nanti akan membuka diri untuk melakukan vaksin. Kegiatan vaksinasi di Ponpes Al-Ihsan bisa menjadi percontohan karena vaksin aman dan halal,” sambungnya.

Menurut pengasuh Ponpes Al-Ihsan, KH. Mahrus, program vaksin dari pemerintah harus didukung lantaran pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) ke tanah suci Mekkah terkendala oleh vaksinasi.

“Jika vaksin terlambat, maka berdampak pada penundaan keberangkat para calon jemaah haji ke tanah suci,” tegasnya.

Sejak hadir di Madura pada 2013 silam, HCML menjalin hubungan baik dengan warga sekitar, terutama nelayan.

Koordinator Nelayan Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Sasmito menyebutkan, HCML telah cukup banyak membantu masyarakat di sekitar wilayah operasi, dan para nelayan di Pulau Sapudi.

“Kami mewakili para nelayan Sapudi, mengucapkan terima kasih kepada HCML yang telah beberapa kali memberikan bantuan,” ujarnya.

Ia berharap, agar keberadaan HCML dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan. “Semoga usahanya dilancarkan dan HCML terus memperhatikan kesejahteraan nelayan,” katanya.

Pada medio Agustus 2021, petugas dari HCML bergerak di beberapa rumah warga untuk membagikan paket Sembako secara langsung dalam aksi HCML Peduli Sesama.

Aksi sosial itu, diawali di Pendapa Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimka).

Ada 400 paket Sembako dibagikan untuk warga yang tinggal di sekitar stasiun HCML di Desa Kraton, Desa Semare, Desa Kalirejo, dan Desa Pulokerto.

Aksi sosial dengan tajuk ‘HCML Peduli Sesama’ untuk warga di area terdampak operasi bukan hanya di Pasuruan. Namun, menyebar di Kabupaten Sumenep dan Sampang.

Paket Sembako yang dibagikan, merupakan wujud kepedulian HCML terhadap warga sekitar wilayah operasi pada masa pandemi Covid-19. Serta guna membantu meringankan beban pengeluaran untuk kebutuhan pokok keluarga kurang mampu.

“Kami bagikan 400 paket di Pasuruan ada 400 paket, 500 paket di Sampang, dan 400 paket di Sumenep. Semuanya untuk warga yang terdampak pandemi,” kata Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan menyambut baik, Sembako yang didistribusikan HCML bukan hanya kepada warga di ring satu. Akan tetapi, menyebar terhadap warga yang tinggal di akses pulau Mandangin, seperti warga di area pelabuhan Tanglok.

“Semoga kita segera melalui pandemi Covid-19 sebagai bencana non alam yang bukan hanya terjadi di daerah Sampang,” tuturnya.

Terpisah, mantan anggota DPRD Sumenep, Junaidi mengakui, jika dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan oleh masyarakat. Terutama cuaca yang kerap kurang bersahabat dan semakin memperburuk kondisi perekonomian para nelayan.

HCML disebut telah banyak memberikan bantuan kepada warga di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep. Serta memberikan pelatihan untuk pemberdayaan masyarakat.

“Bantuan Sembako dari HCML, tentu saja sangat membantu bagi warga, terutama nelayan. Upaya dari HCML untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus berlanjut,” pungkasnya.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar