oleh

E-BPHTB dan Penggunaan QRIS di Sumenep Resmi Dilaunching Bank Jatim

PortalMadura.Com, Sumenep – Bank Jatim Cabang Sumenep menggelar launching Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan secara eletronik (e-BPTHB) di Pendapa Agung Keraton Sumenep, Kamis (19/11/2020).

Tidak hanya itu, Bank Jatim juga meluncurkan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kabupaten Sumenep, Madura.

E-BPHTB dan Penggunaan QRIS di Sumenep Resmi Dilaunching Bank Jatim
Dari kiri, Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Jawa Timur Toni Prasetyo, Bupati Sumenep A. Busyro Karim

Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Jawa Timur (Jatim), Toni Prasetyo menyampaikan, diluncurkannya e-BPHTB merupakan hasil kerjasama antara Bank Jatim dengan Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep.

Melalui aplikasi e-BPHTB tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak secara online. Serta membuat proses transaksi semakin mudah dan cepat sesuai pengembangan teknologi yang ada di Bank Jatim dengan konsep mengutamakan transaksi non tunai.

Selain itu, juga untuk optimalisasi pendapatan pemerintah kabupaten/kota yang ada di Jatim. Khususnya di Kabupaten Sumenep.

Pada kondisi pandemi Covid-19 saat ini, pihaknya mengajak nasabah serta mitra kerja Bank Jatim untuk bersama-sama menggunakan berbagai layanan Bank Jatim. Utamanya yang berbasis digital. Sehingga nasabah dan mitra kerja Bank Jatim bisa melakukan transaksi perbankan dimana saja dan kapan saja tanpa tatap muka dan bersentuhan.

“Cukup menggunakan handphone nasabah,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Toni memaparkan, beberapa produk digital Bank Jatim antara lain mobile banking, internet banking, SMS banking, virtual account, serta QRIS.

Dia juga berharap Bank Jatim Cabang Sumenep terus bersinergi dan berjalan beriringan dengan program yang dijalankan Pemkab Sumenep selaku stakeholder maupun masyarakat untuk mengembangkan ekonomi dan potensi di daerah.

“Semoga Bank Jatim terus menjadi mitra kerja yang baik bagi Pemkab Sumenep, serta pelayanan kami terus bermanfaat bagi nasabah khususnya masyarakat Sumenep,” harap Toni.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah mengapresiasi Pemkab Sumenep dan Bank Jatim yang telah meluncurkan e-BPHTB di Kota Keris.

Menurut dia, saat ini diberbagai daerah tengah mengaplikasikan berbagai layanan secara eletronik. Salah satunya untuk transaksi. Diakui cara tersebut mampu meningkatkan pendapatan pemerintah daerah.

Difi mengatakan, dengan kemajuan teknologi semua transaksi bisa dilakukan menggunakan sistem digital. Seperti restribusi dan pajak bisa langsung masuk ke pendapatan daerah dan tercatat dengan baik.

Hal itu juga sesuai SE Mendagri nomor 910/1866/SJ-2017 tentang implementasi transaksi non tunai pada pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota.

Dia menambahkan, dengan menggunakan sistem transaksi seperti ini bisa lebih memudahkan, tertib administrasi, transparan serta akuntabel. “Oleh karena itu, BI terus mendorong digitalisasi sistem pembayaran,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep A. Busyro Karim menuturkan, Kabupaten Sumenep memiliki 126 pulau dan 48 pulau di antaranya berpenghuni. Selama ini, pihaknya mengaku terus berusaha untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk di kepulauan yang terbatas jarak dan akses. Salah satu caranya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

Bupati dua periode ini meyakini dengan e-BPHTB nantinya pembayaran pajak di Sumenep semakin trasparan, kian mudah dan penerimaan pajak semakin optimal.

“Terima kasih kepada Bank Jatim dan BI yang telah membantu langkah pemerintah daerah untuk mengembangkan Kabupaten Sumenep,” ucap mantan Ketua DPRD Sumenep itu.

Selain meluncurkan e-BPHTB dan penggunaan QRIS di Kabupaten Sumenep, Bank Jatim juga melaksanakan kegiatan santunan anak yatim. Juga, donasi rumah ibadah melalui QRIS dari Bank Jatim. (*)

Penulis : Badri Stiawan
Editor : Oktaviana Dwi K.K

Komentar