oleh

Efek Covid-19, Pemain Diliburkan, Manajemen Madura FC Tetap Bayarkan Gaji

PortalMadura.Com, Sumenep – Pandemi Covid-19 berdampak pada tertundanya semua laga sepak bola tanah air.

Semenjak diputuskan penundaan tanpa batas waktu semua klub bola baik Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 Indonesia meliburkan pemainnya.

Tidak terkecuali Madura FC yang akan mengarungi laga Liga 3 musim 2020. Tim pelatih dan 16 pemain yang dikontrak ikut diliburkan.

Konsekuensinya, manajemen Madura FC tetap harus membayarkan gaji mereka. Meskipun regulasi Liga 3 tidak mengatur dan berbeda dengan PT LIB sebagai operator Liga 1 dan Liga 2.

Manajer Madura FC, Slamet Hidayat, mengaku harus menghormati kontrak yang telah dibuat atas kesepahaman antara tim pelatih, pemain dan manajemen.

“Untuk sementara, di Liga 3 memang tidak ada regulasi yang mengatur spesifik kontrak maupun ketika ada situasi darurat seperti masa sekarang, yakni pemain diliburkan meskipun masih terikat kontrak,” katanya, Senin (6/4/2020).

Sebagai wujud keseriusan terhadap tim pelatih dan 16 pemain yang sudah dilakukan kontrak, pihak manajemen Madura FC menyesuaikan kondisi yang terpaksa tersebut dengan regulasi yang dibuat PT LIB.

“Kompensasi yang dibayarkan kepada pelatih dan pemain adalah 25 persen dari kontrak selama diliburkan,” terangnya.

Keputusan tersebut sudah disepakati bersama dengan pelatih dan pemain plus ofisial, yakni akan membayar gaji mereka sebesar 25 persen dari kontrak selama diliburkan.

“Alhamdulillah, mereka sepakat dan memang menyadari ada situasi yang tak diinginkan bersama,” ujarnya.

Pihaknya meliburkan pelatih dan pemain sejak April hingga Juni 2020 sembari menunggu sekaligus menyesuaikan keputusan terbaru pemerintah dan PSSI tentang pandemi Covid-19.

Pada masa libur, pihaknya juga meminta para pemain tetap menjaga kondisi kebugaran dan kesehatan. “Tidak boleh ada yang sakit. Tidak boleh ada yang sampai kelebihan berat badan,” pungkasnya.(*)

Penulis : Hartono
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar