oleh

Eksotis Gili Labak Tidak Kalah Dengan Tiga Gili di Lombok

PortalMadura.Com, Sumenep – Eksotis Pulau Gili Labak (dilafalkan gili labek) , Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dinilai tidak kalah dengan tiga Gili lain yang ada di Pantai Barat Lombok (Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air).

“Bagus, indah, masih alami dan eksotis banget. Keindahan pantainya tidak kalah dengan wisata di Lombok,” kata Ainna Rizkha Dhiany (Yuk 2012, Cebbing-Madura), asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (7/6/2015).

Rani Selvia Purba, dari Kabupaten Simalungun, Medan juga menyampaikan hal serupa. “Saya puas menikmati keindahan pantai Gili Labak. Indah banget dan tidak kalah dengan pantai lain yang pernah saya kunjungi,” ujarnya.

Untuk sampai ke Pulau Gili Labak, ada banyak alternatif pelabuhan yang bisa dilalui traveler. Salah satunya, dari Pelabuhan Kalianget, Pelabuhan Tanjung, Saronggi, atau juga bisa ditempuh dari Kecamatan Talango (Pulau Poteran).

Bila cuaca normal, dapat ditempuh dengan perjalanan laut antara 1,5 sampai 2 jam dengan menggunakan perahu rakyat yang sudah siap mengantarkan traveler dari sejumlah pelabuhan tersebut.

Biaya perahunya, pada kisaran Rp500 ribu sampai Rp750 ribu (pulang pergi, tidak bermalam). Traveler harus mampu tawar-menawar dengan para nelayan yang sudah mangkal di berbagai pelabuhan rakyat itu.

Untuk mengurangi pengeluaran, sebaiknya berangkat rombongan, sehingga bisa patungan. Setiap perahu berkapasitas 10-15 orang. Selama di Pulau Gili Labak, traveler bisa skin diving atau snorkeling. Sewa perlengkapannya hanya Rp50 ribu untuk satu orang.

Selama disana, traveler juga akan dimanja dengan keindahan pasir putih bersih dan pantai berombak tenang. Untuk mengelilingi Pulau Gili Labak hanya membutuhkan waktu beberapa menit.

Pulau Gili Labak yang hanya berpenghuni 35 kepala keluarga (KK) dengan 100 lebih jiwa itu, sangat cocok menghibur diri bersama keluarga atau teman selama liburan.

Penduduknya juga ramah dan mereka menyediakan makanan sederhana buat pengunjung, semisal nasi putih, telur dan mie serta makanan ringan lainnya.

Jika traveler akan bermalam, bisa memanfaatkan rumah-rumah warga atau mendirikan tenda di sekitar pantai. Keamanan terjamin.

Air laut begitu biru dan jernih, hingga dasarnya kelihatan dipadu dengan panorama alamnya, pasir putih yang halus, serasa kolam renang raksasa! Terbayar sudah lelah traveler.(hatono)

Gili Labak
Gili Labak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.