PortalMadura.com– Di awal tahun 2026, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) langsung melesat. Pada Jumat, 2 Januari 2026, harga emas Antam Logam Mulia naik Rp16.000 menjadi Rp2.504.000 per gram, menurut data resmi dari laman logammulia.com yang dipantau pukul 08.50 WIB di Butik Emas LM Graha Dipta, Pulogadung, Jakarta.
Kenaikan ini juga diikuti oleh harga *buyback* atau harga pembelian kembali emas Antam, yang hari ini mencapai Rp2.363.000 per gram—naik Rp16.000 dibanding hari sebelumnya.
Pergerakan harga emas lokal ini sejalan dengan tren pasar global. Hingga pukul 07.30 WIB pada Jumat (2/1/2026), harga emas dunia di pasar *spot* menguat 0,79% ke level US$4.347,49 per troy ons, menurut data perdagangan internasional.
Kenaikan harga emas di hari pertama perdagangan tahun ini menjadi sinyal positif bagi para investor logam mulia, terutama setelah volatilitas yang terjadi di pengujung 2025. Emas kembali menunjukkan perannya sebagai aset pelindung nilai di tengah ketidakpastian pasar global.
Hingga saat ini, Antam belum merilis rincian harga untuk berbagai ukuran emas batangan lainnya, namun kenaikan pada produk 1 gram menjadi indikator awal arah pergerakan harga emas ritel di sepanjang awal tahun.
Bagi masyarakat yang berencana menambah simpanan emas, pergerakan harga ini patut dicermati, mengingat emas bukan hanya instrumen investasi jangka panjang, tapi juga alat lindung nilai terhadap inflasi dan gejolak ekonomi.





