oleh

Empat Kecamatan Rawan Banjir di Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Empat kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masuk kategori rawan banjir pada musim penghujan tahun 2020.

Data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, empat kecamatan tersebut meliputi, Kecamatan Lenteng, Batuan, Bluto dan Kecamatan Kota Sumenep.

Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Abd Rahman Riadi menyebutkan, di wilayah empat kecamatan itu terdapat beberapa lokasi yang sering terjadi genangan air.

Di antaranya, Desa Cangkreng, Sendir (Lenteng), Desa Babbalan, Torbang (Batuan), Kali Marengan Daya dan sepanjang jalan A. Yani Kecamatan Kota, serta Aeng Baja Kenek, di Kecamatan Bluto.

“Daerah tersebut rawan banjir pada saat musim penghujan, karena tidak dapat menampung aliran air cukup tinggi, sehingga mengakibatkan air meluap ke samping,” katanya, Selasa (1/12/2020).

Disisi lain, kata dia, ada saluran Kali Sarokah yang tembus ke Lentang dan Kebonagung yang menjadi penyebab banjir pada saat intensitas curah hujan tinggi.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Karena dapat menghambat saluran, dan air bisa meluap.

“Dan kami telah memasang rambu-rambu peringatan di setiap daerah rawan banjir pada musim penghujan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya membentuk kampung tangguh bencana agar dapat mengantisipasi terjadinya banjir di daerah tersebut.

“Dengan itu diharapkan, masyarakat dan relawan di sana bisa mengevakuasi bila terjadi bencana,” ujarnya.

Sedangkan penanggulangan bencana, pihaknya telah menggunakan konsep pentahelix yakni gabungan pemerintah, masyarakat, kalangan pengusaha, akademisi dan kalangan media untuk berkiprah menanggulangi bencana.

“Kita saling bersinergi untuk membantu menanggulangi bencana yang ada termasuk banjir,” pungkasnya.(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Raudatul Fitrah