Faktor Cuaca, Target Produksi Garam Rakyat Sampang Menurun

Avatar of PortalMadura.com
Faktor Cuaca, Target Produksi Garam Rakyat Sampang Menurun
Gudang garam nasional di Jalan Makboel, Kelurahan Polagan, Sampang (Foto : Rai @PortalMadura.Com)

PortalMadura.Com, Sampang – Produksi garam rakyat di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur pada tahun 2020 jauh dari ketentuan target.

Kabid Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan Sampang, Moh. Mahfud menyampaikan, produksi garam hanya mencapai 174.598 ton dari target 290.000 ton garam.

Turunnya target produksi garam rakyat di wilayah Sampang, Mahfud mengaku ada beberapa faktor. “Di antaranya, harga garam murah, serapan garam rakyat yang dilakukan perusahaan terbatas, dan cuaca yang kurang mendukung,” katanya, Kamis (3/12/2020).

Dampak harga jual garam murah kata Mahfud, petani garam tidak menggarap semua lahan untuk produkai lebih banyak. Lantaran biaya produksi garam tidak sebanding serta dapat merugikan petani.

Baca Juga:  Rawan Aksi Balap Liar, Polsek Pangarengan Sisir Lokasi Kumpul Remaja

“Kami telah memotivasi para petani agar memproduksi secara optimal. Misal, memiliki tiga tambak yang dapat dikelola dua tambak,” lanjutnya.

Menurutnya, cuaca pada musim produksi garam berbeda dengan tahun lalu, yaitu hujan turun lebih awal sehingga kurang mendukung terhadap aktivitas para petani.

“Saat ini, musim garam sudah berakhir karena hujan turun dan kondisi tambak milik petani selalu tergenang air,” ungkapnya.

Disebutkan, capaian hasil produksi garam rakyat pada musim 2018 dan 2019, berturut-turut lebih dari target yang diharapkan pemerintah.

“Taget 275.000 ton tercapai 344.000 ton pada 2018. Sedangkan target 285.000 ton tercapai 314.000 pada tahun 2019,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.