oleh

FAMS Tuding PT WUS Sarang Korupsi, DPRD Harus Bertanggungjawab

PortalMadura.Com, Sumenep – Aktivis Front Aksi Mahasiswa Sumenep (FAMS), Madura, Jawa Timur menuding PT Wira Usaha Sumekar (WUS) sarang para koruptor.

Pernyataan tersebut diungkapkan dalam orasinya saat menggelar aksi ke Kantor DPRD Sumenep, Jalan Trunojoyo, Rabu (18/3/2015). “Anggota DPRD yang terhormat harus bertanggungjawab dalam kasus ini,” ujar korlap aksi, Hazmi.

Data yang dikantongi demonstrans atas hasil laporan masyarakat dan hasil pemeriksaan BPK RI terhadap laporan keuangan Pemkab Sumenep tahun anggaran 2011-2013, telah terjadi dugaan tindak pidana korupsi dengan kerugian negara sebesar Rp10,3 miliar lebih.

“Atas dugaan ini, maka perekonomian rakyat Sumenep menjadi carut-marut. Selama ini, para pejabat serasa merahasiakan masalah itu,” tandasnya.

FAMS juga membeberkan penyetoran PT WUS sejak tahun 2006-2014 pada kas daerah, yang seharusnya mencapai Rp11,7 miliar lebi, tapi hanya nyetor Rp1,3 miliar lebih.

“Selisihnya sudah jelas mencapai kisaran Rp10 miliar lebih. Ini tidak wajar,” tegasnya.

Pihaknya mendesak DPRD agar menjembatani untuk mengungkap persoalan tersebut. Demonstrans juga menuntut agar :

1. DPRD harus membuat surat rekomendasi ke BPK RI untuk segera mengaudit PT WUS.

2. DPRD Harus membuat pansus untuk menghentikan suntikan dana ke PT WUS.

3. DPRD harus membuat rekomendasi pemecatan Sitrul Arsyi ke bupati

4. Menanyakan kerugian daerah sebesar Rp10,3 miliar

5. Menanyakan dana PI dari tahun 2011-2014.

Puas berorasi, aktivis FAMS diterima anggota DPRD Sumenep untuk melakukan dialog.(Hartono)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.