oleh

FPKB Minta Pemkab Pamekasan Wujudkan 5 Sila Pancasila Melalui Batik

PortalMadura.Com, Pamekasan – Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa
(FPKB) DPRD Pamekasan, Samsuri mengemukakan, dua hari berturut-turut
yakni tanggal 1 dan 2 Oktober adalah hari bersejarah dan mempunyai
makna tersendiri bagi bangsa dan rakyat Indonesia.

Tanggal 1 Oktober merupakan Hari Kesaktian Pancasila dan tanggal 2
Oktober Hari Batik Nasional. Menurutnya, hari Kesaktian Pancasila
tidak boleh hanya diperingati dalam bentuk seremonial, melainkan
bagaimana mendalami dan mengaplikasikan lima butir Pancasila dengan
bukti nyata.

“Mencintai, mempromosikan dan menduniakan batik adalah bagian dari
cara mewujudkan salah satu butir dari Pancasila,” kata Samsuri, Rabu
(3/10/2018).

Ia mengemukakan, hari Kesaktian Pancasila jangan hanya dimaknai
sebagai perlawanan terhadap ideologi luar yang ingin merongrong,
tetapi juga dimaknai sebagai upaya menciptakan keadilan sosial yang
merata bagi rakyat Indonesia.

“Karena tujuan akhir dari Pancasila adalah bagaimana menciptakan
keadilan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam lingkup
kecil adalah masyarakat Kabupaten Pamekasan,” ujarnya.

Maka pada momentum hari Batik Nasional yang diperingati pada tanggal 2
Oktober kemarin harus menjadi pemicu bagi pemerintah daerah agar terus
mengenalkan batik Pamekasan ke dunia luar. Pihaknya meminta agar
pemerintah daerah lebih serius dalam memperjuangkan nilai jual batik
sebagai wujud aplikasi 5 sila Pancasila.

“Kita punya banyak pengrajin batik, kita juga punya beberapa motif
yang tidak kalah saing dengan batik luar, dan saya kira ini PR bagi
pemerintah daerah agar batik Pamekasan bisa lebih dikenal publik,”
tandasnya. (Hasibuddin/Desy)


Tirto.ID
Loading...

Komentar