oleh

Fresh Graduate, Ini 3 Cara Bantu Anda Hindari Krisis Keuangan

PortalMadura.Com – Sebagian mahasiswa menganggap bahwa wisuda menjadi titik akhir perjuangan dalam hidupnya. Padahal, setelahnya masih ada kehidupan yang lebih nyata yaitu saat mencari kerja.

Apabila beruntung, Anda mungkin dengan cepat mendapat pekerjaan atau posisi magang di suatu perusahaan setelah berbagai percobaan. Namun, kadang keberuntungan tidak berpihak dan mau tidak mau harus memikirkan kembali pilihan yang telah dibuat.

Berbagai pengeluaran keuangan yang telah digunakan membuat pinjaman mahasiswa dan utang lainnya mulai menumpuk. Sementara, di sisi lain menunggu kesempatan pekerjaan datang. Lalu bagaimana menghadapi krisis keuangan tersebut?.

Dilansir Liputan6.Com, dari laman lifehack.org, berikut adalah beberapa tips untuk mengatasinya:

Ingatlah bahwa Pekerjaan Pertama Bukan Jaring Pengaman Anda

Jika Anda perhatikan, banyak dari Anda melakukan kesalahan yang sama berulang kali. Pekerjaan pertama yang didapatkan dengan gaji pas-pasan dianggap menjadi jaring pengaman. Padahal tidak, kebutuhan semakin banyak dengan gaji yang pas-pasan yang sulit untuk mencukupinya.

Jika Anda baru lulus dari universitas, selalu ingat bahwa lebih baik menabung dan berinvestasi daripada membeli barang material. Kartu kredit dan cicilan mobil hanya menambah lebih banyak utang.

Nah, menjaga agar tetap cerdas dan sederhana adalah cara terbaik untuk memastikan keamanan finansial Anda. Peluang ada di mana-mana, jadi jangan pernah menganggap pekerjaan pertama Anda adalah jaring pengaman. Sebaliknya, beri diri Anda kebebasan untuk menjelajah.

Cinta Tak akan Membayar Tagihan

Cinta adalah perasaan indah yang dibagikan antara dua orang, dan setelah beberapa tahun Anda sering merasa perlu untuk berkomitmen satu sama lain baik atau buruk. Sayangnya, banyak yang membuat kesalahan fatal dengan melamar segera setelah mereka keluar dari universitas, dengan alasan waktu dan keadaan.

Pasangan-pasangan ini sering kali gagal untuk melihat bahwa bagian penting dalam menciptakan sebuah keluarga atau berkomitmen pada kehidupan perkawinan adalah stabilitas finansial.

Ketika periode awal bulan madu berakhir, banyak yang menyadari bahwa tanggung jawab gabungan dari tagihan, akomodasi, makanan, dan banyak biaya lainnya mulai memengaruhi mereka. Anda harus selalu ingat bahwa cinta saja tidak akan membayar tagihan, tetapi pasti bisa menunggu.

Jika orang tersebut tepat untuk Anda, dorong mereka untuk mengembangkan diri, capai pencapaian besar bersama, dan setelah cukup percaya diri dengan stabilitas keuangan, Anda dapat mengikatnya. Ini memastikan bahwa Anda dan keluarga dapat menghindari kekacauan finansial yang tidak terduga di kemudian hari dalam pernikahan.

Sadarilah bahwa Saat Ini Adalah Zaman untuk Mengambil Risiko

Baru lulus dari universitas adalah waktu terbaik untuk mengambil risiko. Namun, ketakutan dan keraguan dapat membuat banyak orang menghindari lompatan keyakinan tersebut.

Sebagai lulusan baru, tidak terikat oleh tanggung jawab dan keadaan yang tidak dapat dihindari, Anda tidak akan rugi apa-apa. Anda bisa menjelajahi perjalanan trial and error dan belajar dari kesalahan. Dapat mengambil risiko berinvestasi dan menumbuhkan warisan sendiri. Risiko kecil ini memungkinkan memperluas wawasan Anda.

Pada akhirnya, risiko ini memberi Anda kebebasan untuk memastikan stabilitas keuangan sendiri, yang mungkin akan memberi Anda kebebasan untuk pensiun dan menikmati kenyamanan stabilitas keuangan yang sempurna selama sisa hidup.

Singkatnya, tips-tips berikut ini bisa menjadi penyelamat Anda dalam mengarungi alam kemerdekaan yang baru ini. Luangkan waktu untuk mencoba berhubungan dan memahami bagaimana dapat menghindari kehancuran finansial.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Liputan6.Com

Komentar