Gandeng PIWS, Mahasiswa Ajari Buat Kue Brownies Siwalan Bagi Warga Batuputih Sumenep

Proses Pembuatan Kue Brownies Siwalan oleh KKN posko 009 PGRI Sumenep dan Masayarakat Batuputih
Proses Pembuatan Kue Brownies Siwalan oleh KKN posko 009 PGRI Sumenep dan Masayarakat Batuputih (Foto: Lila)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Semua desa di Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yakni sebanyak 14 desa memiliki potensi alam yang belum maksimal dikelola.

Salah satunya, buah siwalan dan gula merah berbahan siwalan yang masih diolah secara manual oleh masyarakatnya. Hingga saat ini, belum diolah profesional apalagi kemasannya.

Melihat potensi yang luar biasa tersebut, para mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di posko 009 STKIP PGRI Sumenep di Desa Juruan Laok, Batuputih berusaha memberi bimbingan pada warga.

Usaha itu dengan cara mengadakan pelatihan memasak kue brownies antar desa se-Kecamatan Batuputih berbahan dasar siwalan.

Kegiatan yang dilaksanakan Minggu, 26 Agustus 2018, bertempat di balai Desa Juruan Laok itu, menggandeng pihak PIWS (Pusat Inkubator Wirausaha STKIP Sumenep) dan didukung PortalMadura.Com.

Baca Juga:  Pengamanan Aksi PMII, Polres Sumenep Terjunkan 301 Personel

“Pada pelatihan ini, memanfaatkan potensi alam yang ada di Desa Juruan Laok. Ya, salah satunya siwalan,” kata kordes 009 KKN di Desa Juruan Laok, Batuputih, Sumenep.

Selain itu, pada pelaksanaan pelatihan juga diajarkan cara membuat kue brownies coklat dan brownies pandan.

“Ibu-ibu peserta ditarget menguasai hingga bisa membuat brownies siwalan yang merupakan potensi lokal Batuputih,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya Desa Juruan Laok dan seluruh desa yang ada di Kecamatan Batuputih pada umumnya.

“Jadi, tidak hanya belajar membuat, tapi kali ini peserta juga diajarkan bagaimana mendesain kemasan dengan baik dan juga cara memasarkan,” katanya.

Dengan mengangkat potensi lokal tersebut senada dengan tema KKN STKIP PGRI Sumenep tahun 2018 yaitu ‘Dari Kampus membangun Desa’. (Lila/Har)

Baca Juga:  2 Anak Meninggal Tenggelam di Sungai Dam Pananggungan Guluk-guluk

Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.