oleh

Ganti Rugi Lahan Murah, Warga Madura Tolak Program BPWS

Ketua Banggar DPR RI : Bubarkan BPWS

PortalMadura.Com, Bangkalan – Pembebasan lahan untuk wisata pesisir yang dilakukan oleh Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) mendapat protes dari warga Bangkalan.

Amza (47), warga Dusun Sekarbungoh, Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, mengaku memiliki lahan seluas 900 meter persegi. Dan terdapat tiga kandang hewan, 270 pohon jati serta ada pohon mangga dan satu warung.

Nilai kerugian sudah dihitung bersama aparat desa hingga mencapai Rp 200 juta. “Sekarang mau diganti kerugian hanya 39 juta,” katanya, Kamis (5/3/2020).

Nilai ganti rugi tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan awal pada saat duduk bersama di balai desa setempat. “Masak luas tanahnya segitu dan banyak isinya hanya dihargai segitu. Kan tidak adil. Kami menolak kalau seperti ini,” tegasnya.

Senada dengan warga lain, Sumar (66). Pemilik rumah lantai dua dengan luas bangunan 10×11 meter persegi berlokasi di pinggir jalan total kerugian mencapai 1 miliar lebih.

“Tapi sama BPWS hanya dihargai Rp 500 juta. Kami menolak kalau seperti itu. Kami rugi,” imbuhnya.

Pejabat Pembuat Komitmen Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS), Achmad Fahrudin Arrosi mengakui, penolakan dari warga sudah sejak awal. Perbedaan harga disesuaikan dengan luas bangunan dan kualitas bangunannya.

“Perbedaan itu pasti dan setiap lokasi itu pasti beda, kalau soal harga ganti rugi itu dinilai dari lokasi bangunan dan luas tanah,” dalihnya.

Pembebasan lahan tersebut untuk pembangunan wisata pesisir dengan membutuhkan luas lahan 7 hektar. Lahan yang sudah dibebaskan baru 3 hektar.

“Kalau yang sudah dibebaskan sekitar 3 hektar. Total anggarannya kami tidak tahu,” katanya.

Menurutnya, hitungan harga lahan yang diterapkan BPWS tergolong sudah mahal. Namun, sampai saat ini warga belum tahu. “Nanti kami akan jelaskan kepada warga,” katanya.(*)

Baca Juga : Ketua Banggar DPR RI, MH. Said Abdullah: Bubarkan BPWS

Penulis : Imron
Editor : Salimah
Tirto.ID
Loading...

Komentar