Gaya hidup yang buruk dapat mengakibatkan peningkatan kolesterol

Rewriter:Alfatihiyatul FatiEditor: Firman Ghazali A.
gaya hidup yang buruk dapat mengakibatkan peningkatan kolesterol
gaya hidup yang buruk dapat mengakibatkan peningkatan kolesterol

PortalMadura.com– Tahukah anda bahwa gaya hidup yang buruk dapat mengakibatkan peningkatan pada kolesterol?

Beberapa gaya hidup yang buruk dapat membuat anda memiliki kolesterol yang buruk sehingga dapat menyebabkan beberapa penyakit serius, seperti:

  • Penyakit jantung koroner :kolersterol yang tinggi dapat mengakibatkan penempukan sehingga terjadi plak pada dinding arteri koroner.
  • Stroke : penempukan kolesterol dapat mempersempit arteri disekitar otak.
  • Disfungsi ereksi : kolesterol tinggi yang membentuk plak memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah kecil diarea penis.

Jadi, sangat penting bagi anda untuk mengenal kebiasaan yang dapat menyebabkan resiko peningkatan pada kolesterol.

Supaya anda dapat mengurangi dam dapat menghindari resiko terjadinya penyakit serius tersebut.

Dikutip dari situs resmi kemenkes RI, kisaran kadar kolesterol normal normal berdasarkan usia dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu:

  • Usia 19 tahun kebawah: kurang dari 170 mg/dl
  • Usia 20 tahun keatas: 125-200 mg/dl

Sedangkan kadar kolesterol yang dikategorikan tinggi, jika angkanya mencapai lebih dari 240 mg/dl, menurut kementrian kesehatan.

8 Gaya hidup yang buruk dapat mengakibatkan peningkatan kolesterol

kebiasaab apa saja sih yang dapat mengakibatkan peningkatan kolesterol? berikut ulasan singkatnya:

1. Makan daging berlemak

Mempunyai kebiasaan makan daging berlemak tanpa diimbangi sayuran atau makanan nabati, dapat menyebabkan kolesterol tinggi.

Dikutip dari situs resmi Everyday health, makan daging secara terus-menerus dapat meningkatankan asupan lemak jenuh ditubuh.

Apalagi jika anda menghindari sayuran atau makanan nabati dengan alasan mengikuti diet keto (rendah karbohidrat, namun tinggi lemak).

Jika anda masih ingin mengkonsumsi daging, sangat disarankan untuk memilih daging tanpa lemak jenuh, seperti daging unggas (ayam, bebek, dan kalkun) tanpa kulit dan juga ikan.

2. Makan lemak trans

Tahukah anda bahwa sering mengkonsumsi gorengan, sosis, mentega dapat meningkatkan kadar kolesterol?

Makanan tersebut merupakan contoh sumber lemak trans yang bisa menyebabkan peningkatan kadar kolesterol.

Daging yang didapatkan dari hewan berkaki empat (seperti sapi, kambing, dan babi) dan juga susu full cream (whole milk/full fat milk) juga mengandung lemak trans yang bersifat alami.

Namun, lemak trans juga dapat mneningkatkan kolesterol LDL (jahat) dan dapat menurunkan kolesterol HDL (baik).

Kondisi tersebut dapat membuat anad amungkin terkena penyakit jantung.

3. Makan diluar

Dikutip dari website Everyday Health, makan-mkanan buatan sendiri dirumah bisa menjadi pilihan terbaik untuk mengontrol kadar kolesterol anda.

Sebab saat anda makan diluar, anda mempunyai kecenderungan tidak tahu bahan apa saja yang menjadi pemicu kolesterol tinggi yang masuk dalam makanan dan cara memasaknya.

Kebanyakan makanan diluar adalah jenis makanan cepat saji, olahan tinggi dan mengandung bahan pengawet, yang mengandung banyak lemka trans.

4. Minum Alkohol

Kebiasaan minum alkohol dapat menyebabkan peningkatan kolesterol, trigliserida dan berkontribusi pada penambahan berat badan.

Jika ingin menurunkan kadar kolesterol yang tinggi, anda dapat mengurangi kebiasaan minum alkohol.

Standard internasional untuk keamanan minum alkohol adalah 2 gelas perhari untuk pria dan 1 gelas perhari untuk wanita.

5. Tidak aktif bergerak

Tidak aktif bergerak bisa menjadfi salah satu penyebab dari terjadiny peningkatan pada kadar kolesterol.

Tidak aktif bergerak bisa berupa jarang berolahraga atau terlalu banyak duduk dan tidur.

Tidak aktifg bergerak bisa meningkatkan lemak dalam darah yang disebut trigloserida dan menurunkan kolesterol baik (HDL).

HDL mempunyai peran untuk menghilangkan beberap kolesterol jahat dan membawanya ke hati untuk dihilangkan.

Jika ingin mengurangi terjadinya peniongkatan kolesterol, anda bisa melakukan olahraga secara teratur setidaknya 30 menit setiap hari, seperti joging, berlari, berenang, bersepeda, atau dengan berkebun dan berakitivitas seperti membersihkan rumah.

6. Stress

Stress tidak hanya menjadi masalah psikologi, tetapi juga kesehatan pada fisik anda.

Stress bisa datang dari mana saja bisa karena permasalahan keluarga, pekerjaan, pertemanan, atau sebagainya.

Kurang tidur dan kurang liburan juga dapat menyebabkan terjadinya stress.

penelitian menunjukkan bhawa orang yang memilki tingkat stresor yang tinggi terhadap apa yang ia kerjakan dapat menyenbabkan terjadinya peningkatan pada kadar kolesterol jahat (LDL).

7. Merokok

Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dapat menyebabkan terjadinya masalah kesehatan yang paling banyak terjadi.

Asap rokok dapat menyebabkan kolesterol tinggi dengan dan menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam darah.

Oleh karena itu, rasio HDL dan LDL dalamn tubuh itu sangat penting bagi kesehatan tubuh.

8. Mengandalkan pengobatan tanpa mengubah gaya hidup

Pada saat mengalmi masalah kesehatan, kebanyakan orang hanya akan mengandalkan obat tanpa mengubah kebiasaan hidup tidak sehatnya.

Hal tersebut dapat mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan. Mungkin penyakit bisa sembuh sesaat, tetapi nantinya akan mudah kambuh kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.