Gedung DPRD Sampang Direncanakan Jadi Masjid Agung

Penulis: RafiEditor: Hartono
Gedung DPRD Sampang Direncanakan Jadi Masjid Agung
dok. Gedung DPRD Sampang (@portalmadura.com)

PortalMadura.Com, Sampang – Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Madura, Jawa Timur, akan disulap menjadi Masjid Agung dengan konsep alam seperti tempat ibadah di negara timur tengah.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan, rencana pembangunan Masjid Agung telah melakukan pertemuan dan dibicarakan bersama melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) maupun dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Kami telah membicarakan bersama dengan Forkopimda, bagaimana daerah Sampang bisa membangun satu Masjid Agung yang direncanakan berlokasi di kantor DPRD Sampang,” katanya, Rabu (17/8/2022).

Kantor DPRD Sampang, lanjut Ba Idi (sapaan akrab) direncanakan untuk direlokasi ke tempat lain. Pilihannya, yaitu Gedung Olahraga (Gor) indoor atau mempersiapkan lahan dengan cara bisa tukar guling tanah sebagai pengganti lokasi pembangunan gedung dewan.

Selama ini, kata dia, pemerintah daerah Sampang tidak memiliki masjid sehingga perlu membangun Masjid Agung. “Rencana kami, konsep Masjid Agung klasik seperti bangunan masjid yang ada di negara timur tengah,” ujarnya.

Rencana pembangunan Masjid Agung Sampang akan dimulai bulan September 2022. Rencana itu telah melakukan rapat yang melibatkan Forkopimda, DPRD, pemangku kepentingan, serta organisasi keagamaan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan organisasi keagamaan yang lain.

Pihaknya akan melakukan rapat dengan tim tertentu untuk proses perencanaan awal pembangunan Masjid Agung Sampang guna mengetahui besar anggaran yang dibutuhkan.

“Tim kami akan melakukan rapat dalam menentukan berapa anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan masjid, termasuk luas area,” katanya.

Sedangkan Ketua DPRD Sampang, Fadol mendukung terhadap rencana pemerintah daerah untuk membangun Masjid Agung. Namun, tetap butuh pembahasan dan rembuk bersama terkait sumber dana yang akan digunakan.

“Pastinya, akan kami bicarakan kembali  bersama pemerintah daerah mulai dari perencanaan dan grand desain sampai anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Masjid Agung Sampang,” katanya.

Pihaknya mengusulkan dengan rencana pembangunan Masjid Agung itu, agar pemerintah daerah menyediakan area khusus untuk kuliner hingga menjadi sentral religi bagi masyarakat yang datang melaksanakan ibadah.

“Artinya, ada pembangunan gerai maupun kedai di sekitar area bangunan Masjid Agung. Nama gerai dan kedai tentu mengambil nama tokoh maupun ulama yang berasal dari Kabupaten Sampang,” tuturnya.

Rencana pembangunan Masjid Agung Sampang, bagian dari keinginan pemerintah daerah dengan konsep klasik. “Pelaksanaan dimungkinkan dapat dilakukan pada 2023 dan 2024 karena kegiatannya multi years,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.