Gegara Foto Diduga Dicatut, Bupati Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Gegara Foto Diduga Dicatut, Bupati Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Ulama Pamekasan saat di Polres Setempat (Foto: Marzukiy @portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan – Sejumlah ulama di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mendatangi Mapolres setempat melaporkan pihak Kota Cinema Mall (KCM) dan Bupati Baddrut Tamam, Selasa (25/8/2020).

Laporan tersebut atas dugaan pencatutan foto KH. Ali Karrar Sinhaji dan KH. Fudholi Moh. Ruham pada izin Upaya Pengelolaan Lingkungan (UPL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) pendirian Kota Cinema Mall.

“Beliau merasa dirugikan dan beliau sangat keberatan. Nama baik beliau merasa tercemar. Makanya kami datang ke sini (Mapolres, red) bersama ulama dan simpatisan,” ujar Penasehat Hukum dari Lembaga Pembela Hukum (LPH) Pamekasan, Abdul. Bari.

Laporan itu tertuang dalam surat nomor : LP-B/283/VII/RES.1.9/2020/ RESKRIM/SPKT Polres Pamekasan tertanggal 25 Agustus 2020. Dugaan pencatutan foto itu terkesan memberikan restu atas pendirian KCM di bumi Gerbang Salam.

Baca Juga:  Menparekraf Letakkan Batu Pertama Rumah Kemasan UMKM Halal di Sumenep

Menurutnya, foto yang dicatut tersebut saat ulama bersama tokoh pendidikan bermusyawarah terkait penyusunan buku akhlak sebagai bahan pelajaran di sekolah pasca adanya insiden pemukulan terhadap guru oleh seorang siswa di SMAN 1 Torjun Sampang yang menyebabkan kematian tahun 2018 lalu.

“Terlapornya adalah Bupati Pamekasan dan pihak KCM. Entah siapa nanti yang melakukan pencatutan kita pasrahkan kepada penegak hukum,” tandasnya.

Dia berharap agar proses hukum dapat berjalan lancar sesuai dengan keinginan. Apalagi, pencatutan foto tersebut berkaitan dengan harkat dan martabat seorang ulama.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.