Geger! Video Suami Ngamuk dan Siksa Istri Hanya Karena Dibangunkan Tidur Viral di Media Sosial

Avatar of PortalMadura.com
Geger! Video Suami Ngamuk dan Siksa Istri Hanya Karena Dibangunkan Tidur Viral di Media Sosial
Geger! Video Suami Ngamuk dan Siksa Istri Hanya Karena Dibangunkan Tidur Viral di Media Sosial

portalmadura.com – Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) mendadak viral di berbagai platform media sosial, termasuk WhatsApp dan menjadi perbincangan hangat dalam sesi live TikTok di kalangan komunitas perwarungan. Dalam video berdurasi singkat tersebut, seorang suami tampak mengamuk dan menganiaya istrinya secara brutal di dalam sebuah toko.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekaman CCTV yang beredar luas pada Kamis (21/5/2025), insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh masalah sepele. Menurut desas-desus dan kesaksian yang berkembang di antara warga, sang suami naik pitam setelah dibangunkan dari tidurnya oleh sang istri.

Dalam potongan video tersebut, pria yang mengenakan kaus hitam dan celana pendek itu terlihat langsung melakukan tindakan fisik yang agresif. Sang istri, yang saat itu sedang duduk di lantai toko, menjadi sasaran amukan dari suaminya yang emosinya langsung tersulut begitu terjaga.

Meskipun korban terlihat sempat mencoba membela diri dan meminta maaf, sang suami tetap melanjutkan aksi kekerasannya. Ia bahkan sempat melempar beberapa barang yang ada di sekitarnya ke arah korban, sebelum akhirnya dilerai atau meninggalkan lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian setempat mengenai lokasi pasti toko kelontong tersebut maupun identitas pasangan suami istri yang berada di dalam video. Namun, rekaman tindakan kekerasan ini telah memicu kecaman luas dari netizen yang mendesak agar pihak berwajib segera turun tangan mengusut kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses