Gelombang Tinggi, Harga Ikan di Pantura Pamekasan Meroket

Gelombang tinggi
Kondisi gelombang wilayah pantura Pamekasan (Foto. Marzukiy)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Pamekasan- Cuara di daerah pantai utara Pamekasan, Madura, Jawa Timur akhir-akhir ini tidak bersahabat bagi nelayan. Sebab, gelombang yang cukup besar menyebabkan hasil tangkapan ikan jauh lebih sedikit dari sebelumnya.

Husniyah (41) salah satu penjual ikan di pasar tradisional Pasean Pamekasan mengungkapkan, akibat tangkapan ikan yang sedikit tersebut mengakibatkan harga ikan di pasaran naik dari sebelumnya.

Harga ikan yang biasanya Rp 10 ribu per 10 ikan (sacina, Madura, red) naik hingga Rp 15 ribu atau bahkan lebih.

“Sekarang harga ikan memang mahal mas, karena gelombang besar hasil tangkapan ikan nelayan sedikit. Kejadian seperti sudah biasa, ” katanya saat ditemui PortalMadura.com, Selasa (1/1/2019).

Baca Juga:  Sumenep Hadapi Uji Petik Penilaian Mandiri Kabupaten Kreatif Kemenparekraf

Ia mengaku tidak tahu sampai kapan cuaca kurang bersahabat tersebut akan berakhir, tetapi meskipun gelombang cukup besar sebagian nelayan tetap nekat melaut lantaran dianggap biasa. Apalagi, melaut merupakan mata pencaharian warga di daerah tersebut.

Sementara itu, Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono memmbenarkan jika gelombang memang kurang bersahabat. Sehingga masyarakat harus waspada.

“Waspada tinggi gelombang mencapai 3.0 meter di Laut Jawa bagian timur, Perairan Masalembu, Perairan Bawean, Perairan Utara Jatim, Perairan sebelah selatan Jatim,” terangnya. (Marzukiy/Har)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.