oleh

Gerindra Tengarahi Bunga APBD Disalahgunakan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Mandeknya pembangunan fisik maupun non fisik di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur dalam dua tahun terakhir memunculkan dugaan miring diantara elit partai politik. Apalagi, bunga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten tidak sesuai dengan besaran dana yang tersimpan di Bank.

Ketua Partai Gerindra Pamekasan, Agus Sujarwadi menengarai, dari APBD kabupaten tahun 2014 sekitar Rp1,5 triliun, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) hanya menyetorkan bunga sekitar Rp 14 miliar. Dengan demikian, ia menduga ada uang rakyat yang disalahgunakan, baik untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok.

“Makanya saya minta tolong tanyakan kerja sama antara Pemkab dengan Bank Jatim. Karena tidak logis, dalam satu tahun hanya masuk sekitar 14 miliar (bunganya), apalagi di bank itu masih ada bonus dan macam-macam,” tegasnya, Rabu (17/6/2015).

Atas kejanggalan ini, seharusnya wakil rakyat yang duduk di gedung DPRD proaktif mempertanyakan masalah tersebut. Supaya, uang rakyat yang dikelola oleh pemerintah tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dalam dua tahun ini, tidak ada perkembangan apa-apa di Pamekasan. Ada juga kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) yang selama ini dibiarkan dan itu perlu dipertanyakan,” tandasnya.

Jika bunga bank yang disetorkan pemerintah itu benar adanya, maka pihaknya merekomendasikan agar pindak ke bank lain yang dapat memberikan kontribusi lebih besar untuk kepentingan masyarakat. (Marzukiy/har)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.