oleh

Giliyang, Diusulkan Jadi Ikon Jawa Timur

SUMENEP (PORTAL MADURA) – Bupati Sumenep, A Busyro Karim menginginkan Pulau Giliyang yang mempunyai kadar oksigen sangat baik dijadikan Wisata Kesehatan. “Saya berharap pemerintah Propinsi Jawa Timur bisa mengelola Pulau Giliyang sebagai lokasi wisata kesehatan dan dijadikan ikon Jawa Timur,” kata A Busyro Karim, Bupati Sumenep.
 
Menurut Busyro, wilayah Pulau Giliyang sangat layak dikembangkan menjadi lokasi wisata kesehatan. Namun, bila dalam pengembangan wisata Pulau Giliyang sepenuhnya dibebankan pada pemerintah daerah sangat tidak mungkin.
 
“Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep tidak akan bisa mengalokasikan dana secara maksimal tanpa keterlibatan Pemprov atau pihak swasta lainnya,” ujarnya.
 
Pihaknya mengaku sudah melakukan komunikasi dengan Pemprov Jawa Timur beberapa waktu lalu soal wisata kesehatan tersebut dan mendapat tanggapan positif. Bahkan, Busyro juga mempersilahkan pihak ketiga atau swasta untuk mengembangkan Pulau Giliyang sebagai lokasi wisata kesehatan.
 
Dia berharap, Pemprov Jatim dapat mengalokasikan anganggaran. Sehingga, keinginan Pulau Giliyang menjadi satu-satunya lokasi wisata kesehatan tidak hanya sebatas wacana. “Sekali lagi, kalau pemerintah daerah sangat kecil kemungkinannya untuk mengalokasikan anggaran. Karena memang anggaran kita terbatas,” ujarnya.
 
Dia optimis, satu-satunya pulau yang mempunyai kadar oksigen sangat baik untuk kesehatan itu akan mendapat tempat bagi pengunjung, baik dari dalam negeri maupun dari manca negara. “Sudah ada pengunjung yang dari Bandung, Surabaya, serta Bali. Bahkan dari Kanada sudah ada yang berkunjung. Para tamu itu selalu diantar oleh staf Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga,” urainya.
 
Kesan para tamu, tambahnya, cocok untuk lokasi wisata. Sebab, kelebihan alam lainnya juga dapat diandalkan. Artinya, tinggal pengembangan dan pembangunan infrastuktur lain sebagai penunjang dari wisata kesehatan itu. “Pulau Giliyang itu, pasti ramai dikunjungi orang. Pemda, juga mulai mengkomunikasikan dengan semua pihak,” pungkasnya.(htn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.