oleh

Gubuk Reot, Bocah Ini Hidup Sebatang Kara Ditengah APBD Rp2,1 Triliun

PortalMadura.Com, Sumenep – Achmad Rudi Hartono (15), warga Desa/Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hidup sebatang kara di gubuk tua peninggalan ibundanya (Hanifah) yang meninggal dunia dua (2) tahun lalu.

Awalnya, gubuk dengan anyaman bambu yang kini sudah reot itu adalah satu-satunya tempat mencari nafkah yang sekaligus tempat berteduh, antara ibu dan bapaknya.

Achmad Rudi Hartono yang akrab disapa Rudi kini memilih hidup sendiri di gubuk tersebut ketika bapaknya beristri lagi dan hidup bersama anak dari istri barunya.

Foto-foto ibundanya yang dipajang di gubuk berdiamter 4×5 itu menjadi teman setianya. Meski hanya satu kamar dengan kondisi bocor saat hujan lantaran diterjang angin dan masih berlantai tanah tak membuat dirinya putus asah menjalani hidup.

Memasak dengan tungku bakar dan hanya sesekali memakai gas jika ada uang, bocah kelas 1 SMAN 2 Sumenep itu, mukanya tetap terlihat semangat menatap masa depan.

“Saya tidak mau merepotkan orang lain (bapak, red), makanya menempati rumah peninggalan ibu,” kata Rudi, Jumat (17/6/2016).

Ia tak pernah berfikir untuk mendapatkan bantuan rumah dari pemerintah daerah. Meski APBD Sumenep mencapai Rp2,1 triliun tak satu pun pejabat bermobil mewah untuk sekedar menyambangi.

Jangankan bantuan rumah, aliran listrik yang dapat digunakan untuk belajar pada malam hari masih numpang pada tetangga dekatnya atas usaha gurunya.

“Listriknya saja, masih atas usaha gurunya agar tetap bisa belajar dan sekolah,” kata Eka Ferdiansyah, tetangganya.

Eka Ferdiansyah menceritakan penderitaan yang dialami Rudi setiap harinya, bahwa untuk sampai ke sekolah harus numpang pada teman-temannya. Tidak hanya itu, disaat teman-temannya beli kue Rudi hanya bisa menelan pahit dengan kondisi perut lapar.

Rudi dikenal ramah dan tak mau merepotkan siapapun. Bahkan, cita-citanya untuk keluar dari derita kemiskinan terpatri kuat dalam benaknya. Rudi rajin belajar dan sering bangun malam. Sepahit apapun hidup yang Rudi rasakan, doa mewarnai langkah hidupnya.(Hartono)

 

Terdorong banyaknya respon dari pembaca, Manajemen PortalMadura.com membuka kesempatan berdonasi untuk adik kita Achmad Rudi Hartono.

Selengkapnya Baca Disini >>>Donasi Untuk Rudi


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.