oleh

Guru Honorer SMA Swasta tak Menerima Insentif

PortalMadura.Com, Pamekasan – Guru honorer yang mengajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta dan yang sederajat di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, tidak tercover sebagai penerima insentif sebesar Rp 900 ribu tahun 2020.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Pamekasan, Slamet Gustiantoko mengungkapkan, penerima insentif tersebut sebanyak 500 guru berdasarkan surat keputusan dari Gubenur Jawa Timur. Para penerima itu merupakan pengajar atau guru yang mengajar di sekolah negeri saja.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

“Insentif itu diberikan sejak tahun 2017, sebelumnya Rp 750 ribu. Tetapi sejak tahun 2019 naik menjadi Rp 900 ribu. Jumlah penerima untuk selanjutnya terus berkembang,” katanya, Kamis (15/10/2020).

Dia menjelaskan, jumlah SMA Negeri di Kabupaten Pamekasan sebanyak 9 lembaga. Sementara SMA Swasta sebanyak 68 lembaga. Kemudian untuk SMK Negeri sebanyak 7 lembaga dan SMK Swasta sebanyak 90 lembaga. Jumlah tersebut tersebar di 13 kecamatan.

“Penerima itu by name by address, namun dalam persyaratan terbaru maksimal masa kerjanya Juli 2018,” tandasnya.

Dia memungkasi, untuk penerima insentif tahun 2021 masih dalam tahap verifikasi data. Sehingga jumlah penerimanya belum diketahui.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar