PortalMadura.com

Guys, Ini Cara Mudah Agar Mobil Anda Tak Turun Mesin

  • Selasa, 4 Juli 2017 | 15:00
Guys, Ini Cara Mudah Agar Mobil Anda Tak Turun Mesin
Ilustrasi

PortalMadura.Com – Saat komponen mobil diharuskan untuk turun mesin mau tidak mau mesin harus dibongkar dan dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Apabila ditemukan komponen yang rusak biasanya akan diganti dengan yang baru.

Hal ini tentu akan memakan biaya yang cukup mahal, baik mengenai biaya jasa dan komponen yang diperbaiki. Nah, agar mesin mobil tidak harus menjalani overhaul atau turun mesin, sebagai pemilik atau pengendara mobil harus mengenali gejala-gejala mesin yang abnormal sehingga tidak mendadak rusak.

Berikut tiga kondisi penting yang harus diperhatikan dan diantisipasi, agar mesin mobil tidak sampai mengalami overhaul:

Memaksa Mesin Bekerja Saat Kepanasan
Saat mesin tiba-tiba mati ketika mobil dikendarai, sebaiknya jangan langsung menghidupkan mesin kembali. Perhatikan dulu jarum penunjuk temperatur mesin. Kalau menunjukkan H (hot), sebaiknya jangan menghidupkan mesin, tetapi lakukan pengecekan sistem pendingin.

Apabila hasil pengecekan tidak menemukan penyebabnya, jangan paksa menyalakan lagi mesin mobil, karena overheating dapat terjadi kembali. Lebih baik minta bantuan teknisi untuk melakukan perbaikan, atau minta bantuan menderek mobil ke bengkel.

Hari Jadi Sumenep

Mobil Terus Dikendarai Meski Oli Habis
Saat mesin tidak terlumasi oli, indikator oli di dasbor akan menyala. Jika hal ini terjadi, segera matikan mesin mobil, kemudian lakukan pemeriksaan kapasitas oli melalui melalui tongkat oli. Tambahkan oli mesin jika kurang atau habis. Cek juga kemungkinan adanya kebocoran oli.

Apabila memang ada kebocoran, perbaiki segera dan jangan menyalakan mesin mobil tanpa memperbaiki kebocorannya terlebih dahulu. Selain mengecek kuantitasnya, sirkulasi oli juga perlu diperiksa, untuk memastikan apakah mesin mobil layak dinyalakan.

Mesin Kemasukan Air (water hammer)
Air dapat masuk ke dalam mesin melalui saluran udara. Kondisi ini umumnya terjadi saat mobil melalui jalan tergenang dengan ketinggian air mencapai ketinggian lubang saluran isap.

Dikarenakan tingginya daya isap di saluran udara, maka air akan mudah ikut terisap masuk ke dalam mesin. Air yang masuk ke dalam mesin turut menekan piston, sehingga dapat mengakibatkan pecahnya piston, connecting rod patah, katup bengkok, dan mesin macet total.

Itulah beberapa langkah agar mobil Anda tidak turun mesin. Tetap jaga kondisi mesin Anda, jangan sampai hanya karena kurang perawatan membuat Anda harus mengeluarkan biaya mahal. Semoga bermanfaat. (viva.co.id/Putri)

Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional