H+2 Lebaran, Aktivitas Ekonomi dan Jalanan Kota Sumenep Mulai Ramai

Arus lalin di simpang empat kota Sumenep mulai ramai
Arus lalin di simpang empat kota Sumenep mulai ramai (Foto. Hartono)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Sejak H+2 lebaran Idul Fitri 1440 H atau Jumat (7/6/2019) aktivitas perekonomian warga Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai terlihat.

Jalanan kota Sumenep juga terpantau mulai ramai dan dinominasi kendaraan roda empat pribadi dan motor. Seperti di Jl. Trunojoyo, Jl. Panglima Sudirman, Jl. Halim Perdana Kusuma dan Jl. Diponegoro.

Di empat jalan tersebut yang merupakan jantung kota Sumenep terpantau sejumlah toko mulai buka, diantaranya, toko baju, sandal/sepatu, swalayan, onderdil kendaraan motor dan pedagang kaki lima.

Bahkan, aktivitas mobil penumpang umum jurusan Gapura, Dungkek serta Kecamatan Batuputih, Ambunten dan sekitarnya mulai terlihat. Para sopir kendaraan umum itu antre dan memarkir kendaraannya, semisal di sepanjang Jl. Halim Perdana Kusuma dan Pasar Bangkalan, Sumenep.

Baca Juga:  Sempat Saling Dorong, Begini Penampakan Kapolres Tandatangani Pakta Integritas Versi PMII Sumenep

Pantauan PortalMadura.Com, sebagian pedagang di Pasar Anom Baru Sumenep, khususnya kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) mulai beraktivitas meski pada umumnya para pedagang belum membuka tempat usahanya.

Jam buka toko sembakau pada H+2 ini belum normal seperti hari-hari biasa. “Buka toko agak siang dan tutup sebelum jam 16.00 WIB,” kata salah seorang pedagang di Pasar Anom Baru, Sumeep, Ny. Halimah (45), pada PortalMadura.Com.

Ia memprediksi, para pedagang sembako terus akan buka untuk menyediakan kebutuhan masyarakat pada lebaran hari ke-7 (lebaran ketupat/ pesta kupatan) yang umumnya juga dirayakan tidak kalah dengan perayaan Idul Fitri.

Sementara arus lalu lintas, khususnya di Jl. Lingkar Timur, Jl. Lingkar Barat dan Jl. Pahlawan Sumenep terpantau lebih ramai dibanding hari sebelumnya. Lebih-lebih sejak siang hingga sore hari ini.

Baca Juga:  Sandiaga Uno di Sampang, Peningkatan Ekonomi Kreatif Perlu Digitalisasi

Warga yang membuka usaha tambal ban dan tambah angin juga mulai beraktivitas. Pada hari kemarin, Kamis (6/6/2019), penyedia layanan tambal ban masih tutup.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.