oleh

Hadapi MEA, Pemerintah Indonesia Ketar-Ketir

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pemerintah Indonesia belum siap total menghadapi masyarakat ekonomi asia (MEA) yang rencananya akan terealisasi Desember 2015. Pasalnya, terdapat kekhawatiran tentang persaingan ekonomi antar negara.

“Pemerintah dan para pemikir kita ketar ketir dengan MEA, diantara kementerian saja berbeda menyikapinya. Ada yang biasa saja, ada yang penuh harap, bahkan ada juga yang bilang belum siap. Termasuk menteri perdagangan, Ahmad Gobel,” kata anggota DPR RI KH. Kholilurrahman di Pamekasan, Sabtu (14/3/2015).

Sampai saat ini, pada kalangan mahasiswa, birokrasi dan sejumlah pihak lainnya belum memiliki persepsi yang sama menyikapi diterapkannya MEA ini. Padahal, semua orang diharuskan tahu akan dampak yang akan terjadi setelah ekonomi asia itu terealisasi. Apakah daya saing produk kita mampu atau tidak.

“Apakah MEA ini menjadi ancaman untuk Indonesia, nah ini masih menjadi tanda tanya. Kalau Indonesia tidak mampu menjadi subjek dan hanya menjadi objek. Maka kita akan jadi sasaran dari negara lain,” tambah anggota Komisi VI DPR RI ini.

Dengan demikian, datangnya MEA tidak akan menguntungkan bagi Indonesia jika hanya menjadi objek belaka. Misalnya, pada layanan jasa dan lain-lain. Sebab, bagaimanapun Indonesia harus bisa bersaing dalam segala hal. (Marzukiy/htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.