oleh

Hamil 3 Bulan, Pasutri Calon Haji Dipulangkan Paksa

PortalMadura.Com, Pamekasan – Pasangan suami istri Jamaah Calon Haji (JCH) asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur terpaksa dipulangkan setelah sampai di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, karena diketahui sedang hamil dan tidak bisa divaksin meningitis.

Pasutri yang berada di kloter 63 itu adalah Minnatun Tarib Bekat binti Tarib (31) dan Sidi Kamil Satreya (37) bin Kamil, warga Desa Tolonto Raje Kecamatan Pasean Pamekasan.

Keduanya sudah berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan sudah siap terbang menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah Arab Saudi.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, Minnatun sedang hamil diatas tiga bulan sehingga tidak bisa divaksin dan harus menggagalkan perjalanannya memenuhi rukun Islam yang kelima.

Kasi Haji dan Umroh Kemenag Pamekasan, H Maqbul mengatakan, yang bermasalah adalah istrinya sehingga suaminya juga terpaksa menunda keberangkatannya.

“Tadi malam, kita semua sidang di asrama termasuk tim medis bahwa Minnatun itu sedang hamil dan tidak bisa divaksin. Sedangkan aturannya bagi calon jamaah wajib divaksin, sehingga terpaksa kita pulangkan” katanya, Sabtu (27/9/2014) yang mengaku masih berada di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Menurut Haji Maqbul, jika sedang hamil dan dipaksa dilakukan vaksin meningitis maka bisa berakibat buruk terhadap jabang bayinya, atau bisa saja berpotensi terjadinya keguguran.

“Karena sudah menjadi aturan dan yang bersangkutan harus mengutamakan calon anaknya, maka keberangkatannya ditunda tahun depan,” jelasnya.

Dan dengan dipulangkannya dua pasutri asal Pamekasan itu, maka total Jamaah Calon Haji yang tidak berangkat tahun ini menjadi 6 orang. Jumlah total yang berangkat tersisa 635 jamaah.(reiza/nia)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.