Hanya Seribu Lebih Nelayan Sumenep Miliki Kartu Kusuka

Avatar of PortalMadura.com
Hanya Seribu Lebih Nelayan Sumenep Miliki Kartu Kusuka
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Jumlah nelayan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sebanyak 40 ribu orang lebih. Namun, yang memiliki Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) baru 1.277 nelayan.

Kartu Kusuka mempunyai sejumlah manfaat bagi pemiliknya di antaranya yaitu sebagai kartu tanda pengenal, syarat pembuatan asuransidan bantuan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil, Dinas Perikanan Sumenep, Yan Yan Heriyana mengatakan, penerbitan kartu Kusuka merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

Dinas Perikanan telah mengajukan sebanyak 24 ribu nelayan dari 40 ribu lebih. Namun, informasi dari pusat, data yang valid hanya sekitar 10 ribu lebih dan hingga Juli 2019 baru tercetak 1.277 Kusuka.

Baca Juga:  Dua Tim Bola Voli Pasir Putra Sumenep Raih 2 Medali Perunggu

“Manfaat lain, untuk mempermudah pelaku usaha di bidang perikanan. Di dalam kartu itu berisi data diri pelaku usaha perikanan mulai dari nelayan, pembudidaya ikan, hingga pemasar ikan. Juga berfungsi sebagai ATM (Anjungan Tunai Mandiri),” ucapnya, Selasa (23/7/2019).

Lebih lanjut ia menuturkan, kartu itu dilengkapi dengan QR code di bagian depan kartu, bisa diketahui cashflow pemegang kartu. Apabila di scan, semua data nelayan akan diketahui, seperti profil pemilik kartu, omzet mingguan, bulanan, bahkan tahunan pemilik kartu.

Untuk memiliki kartu Kusuka, nelayan cukup mendaftar dengan membawa KTP dan KK tanpa dipungut biaya.

Baca Juga : Parade Layang-layang akan Warnai “Batik on The Sea 2019” di Sumenep

“Yang program pemerintah itu gratis, kalau yang mandiri harus bayar sekitar Rp 170 setiap tahun. Daftarnya bisa langsung ke BNI,” tegasnya.

Baca Juga:  Sumenep 'Pecah Telur' Tim Putri Bola Voli Pasir Raih Medali Emas
Ikuti Berita Terbaru Dari PortalMadura.com di  Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.