PortalMadura.com – Pasar aset kripto global hari ini, Kamis (12/3/2026), menunjukkan pergerakan konsolidasi yang hati-hati. Harga Bitcoin (BTC) terpantau sedikit melandai setelah sebelumnya sempat berfluktuasi tajam mendekati level psikologis utama.
Berdasarkan data pasar aset kripto global per pukul 01:30 WIB, Bitcoin saat ini diperdagangkan di posisi $78.500 per BTC. Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, mata uang kripto nomor satu ini mengalami penurunan tipis antara 0,8% hingga 1,2%.
Sepanjang perdagangan hari ini, Bitcoin bergerak dalam rentang harga yang cukup ketat. Level terendah tercatat di angka $77.900, sementara level tertinggi yang sempat disentuh berada di kisaran $79.800.
Bagi investor di Indonesia, dengan asumsi kurs Rupiah terhadap Dolar AS yang berada di level Rp16.850, estimasi harga Bitcoin global setara dengan Rp1.314.300.000 hingga Rp1.331.150.000 per BTC.
Aksi Profit Taking dan Menunggu Data AS
Analis pasar kripto menilai pergerakan Bitcoin hari ini dipengaruhi oleh campuran faktor teknikal dan fundamental. *Aksi ambil untung (profit taking)* menjadi salah satu pemicu koreksi tipis ini, setelah Bitcoin gagal menembus level $80.000 pada hari sebelumnya.
Selain itu, para trader global juga sedang bersikap hati-hati dan menunggu rilis data inflasi (CPI) Amerika Serikat yang dijadwalkan akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Data ini akan sangat mempengaruhi kebijakan suku bunga The Fed, yang berdampak langsung pada aset berisiko seperti Bitcoin.
Meskipun ada koreksi kecil, sentimen jangka panjang untuk Bitcoin masih tergolong positif, didorong oleh terus mengalirnya dana masuk ke ETF Bitcoin Spot di berbagai bursa global.
Perlu diingat bahwa pasar kripto memiliki volatilitas yang sangat tinggi, sehingga harga dapat berubah secara drastis dalam hitungan menit. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.





