oleh

Harga Cabai Rawit Merah Anjlok di Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Harga Cabai rawit merah di pasar tradisional Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, anjlok.

Kini hanya dipatok Rp12 ribu per kilogram selama Agustus tahun 2021. Dua bulan sebelumnya, Juni mencapai Rp 16 ribu dan Juli harga tetap dipatok Rp 12 ribu per kilogram.

Cabai merah besar Rp13 ribu dan cabai rawit hijau Rp 5 ribu per kilogram.

“Harga cabai rawit merah anjlok karena stok dan pasokan tidak rata. Diprediksi hingga Nopember harga cabai rendah,” terang Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, Ardhi Ali Sochibi, Rabu (25/8/2021).

Sementara harga sembako masih stabil. Beras medium (Cap surama) Rp10,500 ribu, beras premium (Cap ikan paus) Rp 11,500 per kilogram.

Gula curah kemasan plastik Rp 12,500 ribu, minyak goreng curah Rp 13,500 ribu per liter, kemasan sederhana Rp 14,500, kemasan bimoli (Sps) Rp 16 ribu perliter. Daging sapi paha belakang Rp 120 ribu, paha depan Rp 120 ribu dan tetelan Rp 55 ribu.

Sedangkan daging ayam ras Rp 35 ribu, ayam kampung Rp 80 ribu, telur ayam ras Rp 21 ribu dan telur ayam kampung Rp 48 ribu per kilogram.

Bawang merah rogol Rp 20 ribu per kilogram, bawang putih honan Rp 24 ribu, bawang bombay Rp 14 ribu, dan kating Rp 26 ribu per kilogram. Ikan bandeng Rp 30 ribu, tongkol Rp 30 ribu dan cakalang Rp 28 ribu.

Menurutnya, anjolknya harga cabai tidak hanya terjadi di Kabupaten Sumenep. Di kabupaten lain mengalami hal yang sama.

Selama tiga hari ini, kata dia, harga cabai merah keriting di tingkat petani hanya Rp 5 ribu-Rp 6 ribu per kilogram. Turun dari harga Rp 8 ribu per kg. Sedangkan harga cabai besar TW turun dari Rp 7 ribu menjadi Rp 6 ribu per kilogram.

“Begitupun dengan harga cabai lokal tanjung turun dari Rp 17 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilogram. Yang paling turun drastis adalah cabai rawit merah, dari Rp 17 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogram,” katanya (*)

Komentar