oleh

Harga Capai Rp 15 Ribu, Warga Kangean Keluhkan Pendistribusian BBM

PortalMadura.Com, Sumenep -Warga Kepulauan Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur mendatangi kantor DPRD setempat. Mereka mengeluhkan mekanisme pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Agen Premium, Minyak dan Solar (APMS).

Mereka ditemui unsur pimpinan dewan sementara, Hanafi (politisi Demokrat), Kabag Perekonomian Pemkab Sumenep, Moh Hanafi dan Asisten II Pemkab setempat, M. Syahrial di salah satu ruang pertemuan di kantor DPRD Sumenep, Senin (15/9/2014).

“Kedatangan kami kesini (kantor dewan, red) minta ketegasan dari pemerintah, dimana posisi pemerintah selama ini, melihat kondisi BBM dikepulauan,” kata Masduki Rahmad, warga Kepulauan Kangean.

Masduki memaparkan, selama ini yang menjadi persoalan bukan pada kelangkaannya tapi pendistribusian yang dilakukan oleh pihak APMS yang tidak sesuai mekanisme.

“Sehingga berdampak pada terjadinya kelangkaan dan naiknya harga. Padahal, jika sistem distribusi itu berjalan sesuai mekanisme, dipastikan tidak akan terjadi kelangkaan BBM,” urainya.

Persoalan BBM ini, lanjutnya, bagi warga kepulauan tidak hanya satu kali ini, melainkan sudah sekitar 6 tahun terakhir, tapi masih belum ada solusi kongkrit dari pemerintah.

“Kami mohon, baik pemerintah maupun anggota dewan untuk memikirkan solusinya seperti apa,” ujarnya memohon.

Harga BBM jenis premium dan solar di Kepulauan Kangean mencapai Rp15 ribu hingga Rp19 ribu per liter. Padahal sesuai aturan, harga BBM antara kepulauan dan daratan sama.

“Harga BBM ditingkat konsumen mencapai Rp15-19 ribu per kg,” imbuhnya.(arif/nia)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.