PortalMadura.com–Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. mencatatkan sejarah baru pada Rabu, 24 Desember 2025. Emas Antam Logam Mulia kini dijual seharga Rp2.590.000 per gram, naik Rp29.000 dibandingkan harga sehari sebelumnya.
Data resmi dari situs Logam Mulia (logammulia.com), yang diakses pukul 08.50 WIB di Butik Emas LM Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta, menunjukkan bahwa harga ini merupakan rekor tertinggi sepanjang masa. Ini juga menjadi hari keempat berturut-turut harga emas Antam memecahkan rekor—dengan total kenaikan mencapai Rp107.000 sejak Senin (22/12/2025).
Dengan angka tersebut, harga emas Antam semakin mendekati level psikologis Rp2,6 juta per gram, menandai puncak baru dalam tren kenaikan yang terus berlangsung sejak akhir pekan lalu.
Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga pembelian kembali emas Antam juga ikut meroket. Hari ini, harga buyback berada di Rp2.449.000 per gram, naik Rp29.000 dibandingkan Selasa (23/12/2025).
Lonjakan harga emas dalam negeri ini sejalan dengan pergerakan harga emas global. Pada Selasa (23/12/2025), harga emas dunia ditutup di level US$4.487,81 per troy ons, naik 0,95%—menjadi rekor penutupan tertinggi sepanjang sejarah. Bahkan, dalam perdagangan intraday, harga sempat menyentuh US$4.499,57.
Memasuki Rabu pagi (24/12/2025), harga emas global di pasar spot terus melonjak dan mencapai US$4.505,59 per troy ons pada pukul 06.44 WIB—naik 0,40%. Ini merupakan kali pertama harga emas global menembus level US$4.500.
Pergerakan ekstrem ini terjadi dalam tempo singkat. Pada Jumat (19/12/2025), harga emas dunia masih berada di kisaran US$4.300, lalu melonjak ke US$4.400 pada Senin (22/12/2025), dan kini telah melewati US$4.500.
Kenaikan harga emas mencerminkan tingginya permintaan aset safe-haven di tengah ketidakpastian ekonomi global menjelang akhir tahun. Bagi masyarakat Indonesia, tren ini membuat emas Antam semakin diminati sebagai instrumen investasi jangka pendek maupun jangka panjang.





