oleh

Hargai Kodrat, Wanita Akan Lebih Terhormat

ALFIAN WIDAYATI, perempuan imut-imut kelahiran Sumenep 5 Oktober 1995 ini sudah dilatih mandiri sejak usia dini. Meski mengaku anak tunggal, namun orang tuanya tidak pernah memanjakannya.

“Gak terlalu dimanja kok, karena kata ortu bikin kita gak mandiri. Seharusnya saya yang manjain kedua ortu,” kata Fify biasa disapa.

Perempuan yang suka warna pink ini menginginkan semangat Ibu Kartini tetap tertanam dibenak setiap wanita. “Semangat Kartini, menurut saya bisa diimplementasikan oleh perempuan jaman sekarang dengan cara melakukan kegiatan profesi di segala bidang,” ujarnya sambil tersenyum manis.

Mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep ini menilai, jika kemampuan seorang perempuan telah dibuktikan diberbagai sektor kehidupan. Bahkan, menjadi pejabat yang mampu mengambil keputusan untuk negara dan bangsa.

“Perempuan tidak hanya mengurus keperluan rumah tangga saja. Tetapi dapat membantu suamiĀ  menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, karena faktor keadaan dan terbukti perempuan juga mampu melakukan banyak hal,” urai Fify yang hoby baca ini.

Namun, ia mengingatkan agar perempuan tetap tidak lupa terhadap kodratnya. Keseimbangan antara hak dan kewajibannya sebagai wanita harus tetap menjadi hal utama.

“Apapun yang kita lakukan sesuai dengan profesi masing-masing bukan berarti harus mengorbankan kodrat sebagai wanita. Karena dengan menghormati kodrat dan melaksanakan tugas sebagai Kholifah Fil Ardi, wanita akan lebih terhormat, baik kepada sesama maupun pada sang Kholiq,” tandas Fify di rumahnya, Jalan Merpati Gg. 2, Pamolokan Sumenep.(htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.